Kita Berduka, Infeksi Saluran Kemih Akhiri Hidup Arist Merdeka Sirait
:
0
Arist Merdeka Sirait. dok. Tribunnews.
EmitenNews.com - Kita berduka. Kita kehilangan tokoh yang konsisten dalam perlindungan anak, Arist Merdeka Sirait. Penyakit infeksi saluran kemih mengakhiri hidup Ketua Komisi Nasional Perlindungan Anak (Komnas PA) itu. Pria dengan ciri rambut dikuncir belakang, ditambah wajah dipenuhi cambang dan kumis itu, meninggal dunia dalam usia 63 tahun, Sabtu (26/8/2023), setelah lama menderita sakit.
Jenazah Arist Merdeka Sirait masih disemayamkan di Rumah Duka Sentosa RSPAD Gatot Subroto, Jakarta Pusat. Rencananya, jenazah akan dimakamkan pemakaman keluarga, di Porsea, Toba, Sumatera Utara, pada Selasa (29/8/2023).
Kepada pers, Sang Kakak, Agustina Sirait mengungkapkan, Arist Merdeka Sirait meninggal dunia karena infeksi saluran kemih yang dideritanya. Arist juga telah menggunakan ring jantung. Ia telah bolak-balik ke rumah sakit untuk berobat. Dalam 1-2 bulan ini, sudh tiga kali masuk rumah sakit.
"Jadi dia terkena penyakit infeksi saluran kemih dan infeksinya itu mungkin sudah menyebar ke beberapa organ, misalnya hati, paru-paru, dan jantung," kata Agustina Sirait, di Rumah Duka Sentosa RSPAD Gatot Subroto, Jakarta Pusat, Sabtu.
Arist menjalani perawatan di RS Polri Kramat Jati, Jakarta Timur, sejak Selasa (22/8/2023). Seperti sebelumnya, kali ini, juga dirawat karena infeksi saluran kemih yang dideritanya. Karena, sudah memengaruhi tingkat kesadaran, sampai 50 persen menurun, dokter menyarankan untuk masuk ICU.
Related News
Legalisasi Sumur Rakyat, Pertamina Beli Minyak Warga 80% Harga ICP
Naik Kelas, Bank BSN Purwokerto Tancap Gas di Jawa Tengah
Cadangan Listrik Sumatra Cuma 4%, Operasional PLTA Batang Toru Dikebut
YLKI Ingatkan Penerapan Biaya Platform 8% Jangan Bebani Konsumen
Menkeu Bersiap Hadapi Lonjakan Subsidi BBM, ICP Sudah Selisih USD21,9
Pembayaran Subsidi dan Kompensasi Naik jadi Rp376,8T, Ini Kata Menkeu





