EmitenNews.com - PT Resource Alam Indonesia Tbk (KKGI) menyampaikan laporan eksplorasi di dua lokasi tambang pada periode September 2026. Hingga periode tersebut, perseroan telah mengucurkan dana total sebesar USD2,95 juta.

Lenny SC, Corporate Secretary KKGI, dalam keterbukaan informasi, Jumat (9/10/2026) menguraikan, PT Insani Baraperkasa selaku anak perusahaan PT Resource Alam Indonesia Tbk melakukan kegiatan Eksplorasi pendalaman di area Sub Blok Handil Bakti. Biaya yang dikeluarkan sekitar USD2,915 juta hingga September 2026.

Sementara itu, anak perusahaan lainnya yaitu PT Loa Haur menggelar kegiatan eksplorasi pendalaman di area Blok Utara dengan biaya sekitar USD42.955

Selanjutnya, manajemen emiten batu bara itu juga membeberkan rencana aksi PT Insani Baraperkasa yaitu di blok Loajanan akan terus dilakukan pemetaan geologi dan pembebasan lahan untuk menetapkan sub blok yang potensial ditambang.

"Untuk blok Separi masih dipelajari untuk dilakukan bor, dan proses pinjam pakai sebagian area blok," kata Lenny.

Ia menambahkan, seluruh blok dalam PKP2B PT Insani Baraperkasa, untuk tahap produksi sudah mendapat persetujuan Menteri Energi Dan Sumber Daya Mineral. Sedangkan, rencana Aksi PT Loa Haur yaitu masih melakukan rencana eksplorasi di lokasi utama.