Komisaris dan Direksi Mundur, Geoprima (GPSO) Segera Punya Pengganti
:
0
Pekerja PT PIMSF Pulogadung sedang melakukan operasional pabrik. DOK/ISTIMEWA
EmitenNews.com -PT Geoprima Solusi Tbk (GPSO) bakal menggelar Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) pada 19 Desember 2025. Salah satu agendanya adalah transformasi bisnis seiring hadirnya PT PIMSF Pulogadung sebagai pengendali baru perseroan.
Direktur Utama Geoprima Solusi Karnadi Margaka menjelaskan, transformasi bisnis yang dimaksud adalah konsolidasi usaha dari pengendali baru ke dalam perseroan. Di sini, kata Karnadi, pengendali baru berencana melakukan perubahan susunan Direksi dan Anggota Dewan Komisaris Perseroan.
Agenda itu pun bukan tanpa sebab. Menurut Karnadi, dua komisaris dan dua direksi perseroan telah mengundurkan diri dan efektif pada 8 Desember 2025. "Posisi kekosongan tersebut akan ditentukan dalam RUPSLB nanti," ujar Karnadi, Senin, 15 Desember 2025.
Seperti diketahui, dua komisaris yang telah menyatakan mundur dari perseroan adalah Priscilla Vikananda dan Sidik Permana Ramdan. Sementara dua direksi yang mundur adalah Daniel Gunawan dan Suriawati Tamin.
Karnadi menegaskan, meski ada posisi kosong dalam jajaran komisaris dan direksi, kinerja operasional bisnis perseroan masih berjalan. Pasalnya, kata Karnadi, PIMSF sebagai pengendali baru sudah mulai menempatkan komisaris dan direksi sementara hingga penetapan dalam RUPSLB nanti.
Adapun selain perubahan susunan Dewan Komisaris dan Direksi, RUPSLB Geoprima Solusi juga berencana membahas rencana penjaminan aset perseroan dengan jumlah lebih dari setengah bagian atau seluruh harta kekayaan Perseroan dalam rangka memperoleh fasilitas pinjaman dari bank dan/atau lembaga keuangan lainnya untuk jangka waktu 12 bulan ke depan.
"Agenda yang satu itu dibahas karena Perseroan membutuhkan dukungan pendaan dari perbankan dan lembaga keuangan lainnya untuk lebih memperkuat struktur permodalan dalam rangka ekspansi usaha Perseroan dimasa mendatang," tutur Karnadi.
Jika rencana tersebut berjalan lancar, Karnadi bilang, Geoprima Solusi akan melakukan pembelian aset-aset baru maupun mengalokasikan dana hasil pinjaman untuk keperluan modal kerja dalam rangka mendukung ekspansi usaha. "Sehingga Geoprima Solusi bisa menciptakan pertumbuhan yang berkelanjutan," ucap dia.
Related News
Investasi Pribadi Presdir Rudy di Saham ASII, Belanjakan Rp20,2 Miliar
Kawasan Industri Jadi Mesin Pertumbuhan Bisnis Infrastruktur CDIA
Lepas Saham MPRO Senilai Rp474M, Taipan Ini Masih Kuasai 10,46 Persen
Dalam 13 Bulan Terus Lepas Saham, Bobby Gafur Tetap Pengendali OASA
UNTR Bagi Dividen Interim Rp430 per Helai, Pantau Jadwal Cum Dividen
DADA Beri Santunan Dividen, Total Rp2 Miliar, Per Helai Berapa?





