Komitmen Patra Drilling Contractor, Raih Operation Excellence 2024
:
0
Ilustrasi PT Patra Drilling Contractor. dok. EmitenNews.
EmitenNews.com - Memasuki tahun 2024 PT Patra Drilling Contractor menegaskan komitmennya. Anak usaha PT Pertamina Hulu Energi (PHE/Subholding Upstream) dan PT Pertamina Drilling Services Indonesia (Pertamina Drilling) itu, bertekad akan kembali meraih Operation Excellence.
Dalam keterangannya yang dikutip, Jumat (1/3/2024), Direktur Utama PDC, Faried Iskandar Dozyn,mengungkapkan, hingga akhir tahun 2023, perusahaan yang bergerak di supporting minyak dan gas (Migas) ini sukses mencatatkan Zero TRIR dan 30 Juta Jam Kerja Selamat.
PDC juga mencatatkan 100 persen terpenuhinya Follow Up Audit SUPREME 2022 dari kinerja HSSE. Selain itu juga meraih penghargaan dari World Safety Organization dengan kategori Gold.
Faried Iskandar Dozyn menjelaskan pencapaian yang diraih PDC di tahun 2023 merupakan hasil kepatuhan seluruh Perwira PDC.
Yaitu dalam mengimplementasikan HSSE Golden Rules, Salam Lima Jari serta Corporate Live Saving Rules selama menuntaskan pekerjaan.
"Bagi kami, tidak ada pekerjaan yang sukses selain yang mementingkan dan mengimplementasikan HSSE Excellence," urainya.
Sesuai target perusahaan dan pemegang saham, ke depan PDC akan mencari dan mengerjakan proyek-proyek yang lebih komprehensif sesuai kompetensi perusahaan yang juga terus meningkat.
Proyek-proyek baru tersebut berpotensi menghadirkan tantangan baru bagi setiap perwira PDC.
Yang jelas, Faried menegaskan, keamanan dan keselamatan kerja bukan sesuatu yang bisa ditawar. Sebab di setiap pekerjaan, tidak ada aspek yang lebih penting daripada aspek keselamatan.
Intinya, setiap perwira PDC akan menerapkan aturan bekerja dengan aman, bekerja dengan mengutamakan mutu kerja, bekerja dengan keandalan, dan juga bekerja dengan efisien.
Related News
Pasar Modal Terancam Turun Kasta, CELIOS Sentil Akuisisi BYAN
Tarif Trump Kerek Harga Baja AS ke Rekor Tertinggi 4 Tahun
Pemerintah: MSCI tak Selalu Benar, Investor tak Perlu Panik
Rupiah Terus Melemah Tertekan Penguatan USD Hari Ini
Harga Emas Kokoh di USD4.150 Imbas Konflik Timur Tengah
Aksi Jual Saham Teknologi Mereda, Indeks Nikkei Kembali Naik





