Kredit yang Kuat dari Investasi Utama Dorong Stabilitas Dian Swastatika (DSSA)
:
0
EmitenNews.com -PT Pemeringkat Efek Indonesia (PEFINDO) menetapkan peringkat idAA terhadap PT Dian Swastatika Sentosa Tbk (DSSA) dengan outlook stabil. Peringkat perusahaan mencerminkan profil kredit yang sangat kuat dari investasi utama DSSA, yakni PT Golden Energy Mines Tbk (GEMS) kebijakan keuangan yang konservatif, dan portofolio aset yang terdiversifikasi.
Namun, peringkat perusahaan dibatasi oleh paparan terhadap risiko transisi energi dan fluktuasi harga komoditas.
Peringkat dapat dinaikkan jika DSSA mendiversifikasi dan menguatkan aliran arus kas masuk dari investasi yang telah dilakukan dan mempertahankan struktur permodalan yang konservatif.
Di sisi lain, peringkat dapat diturunkan jika terdapat penurunan kinerja GEMS yang signifikan atau utang yang lebih tinggi dibandingkan proyeksi tanpa diimbangi penguatan profil bisnis, yang dapat melemahkan struktur permodalan dan perlindungan arus kas secara berkelanjutan. Penurunan signifikan harga komoditas batubara juga dapat mempengaruhi penurunan peringkat.
DSSA merupakan perusahaan induk dengan beberapa entitas anak yang bergerak di bidang pertambangan batubara, pembangkit listrik, teknologi, dan perdagangan.
DSSA merupakan bagian dari Grup Sinar Mas, dengan pemegang saham per akhir September 2023 terdiri dari PT Sinar Mas Tunggal (59,90%), treasury stock (20,0%), dan publik (20,10%).
Obligor dengan peringkat idAA memiliki sedikit perbedaan dengan peringkat tertinggi yang diberikan, dan memiliki kemampuan yang sangat kuat untuk memenuhi komitmen keuangan jangka panjangnya dibandingkan terhadap obligor Indonesia lainnya.
Related News
Deretan Top Gainers di Tengah IHSG yang Merah, Apa Saja?
Komisaris Multitrend Indo (BABY) Borong 2,17 Juta Saham, Ini Sosoknya
Kinerja Memburuk, Tiga Pentolan Ini Lepas Jutaan Saham BYAN
Ironi Anggota Lawas MSCI, EXCL Berbalik Rugi 286 Persen Kuartal I 2026
Bali United Ternyata Ada Sahamnya, Kodenya BOLA
Pantau Saham dengan Dividend Yield Jumbo Mei 2026, Nyampe 20 Persen





