EmitenNews.com - Lepas porsi kepemilikan sampai sekitar 10 persen, OONA Indonesia Pte Ltd tetap mempertahankan posisi sebagai pengendali saham PT Asuransi Bina Dana Arta Tbk (ABDA). OONA menjual 62.000.000 lembar saham ABDA (62 juta) saham emiten asuransi umum itu.

Dalam keterbukaan informasi BEI, seperti dikutip Senin (5/10/2026), manajemen mengungkapkan aksi korporasi tersebut dilakukan pada 30 September 2026 dengan harga Rp4.920 per saham. Dari situ OONA mengantongi dana sekitar Rp304,9 miliar.

Manajemen ABDA menyebutkan, transaksi tersebut dilakukan sebagai bagian dari divestasi kepemilikan saham secara langsung.

Coba perhatikan, setelah penjualan, meski porsinya menyusut menjadi 476,6 juta saham atau setara 76,77% dari sebelumnya 538,6 juta saham atau 86,76%, OONA Indonesia Pte Ltd tetap mempertahankan posisinya sebagai pengendali saham PT Asuransi Bina Dana Arta Tbk (ABDA).

Penting diketahui PT Asuransi Bina Dana Arta Tbk (ABDA), juga dikenal sebagai Oona Insurance Indonesia. Sebagai perusahaan asuransi umum, Asuransi ABDA melayani perlindungan konvensional maupun syariah. 

Berdiri pada 12 Oktober 1982, sejak 1989 perusahaan asuransi umum ini terdaftar di Bursa Efek Indonesia dengan Kode Saham ABDA.

Pada Februari 2023, Asuransi ABDA menjalani rebranding dengan berubah nama menjadi Oona Insurance, di bawah kepemilikan Oona Holdings dan didukung oleh firma investasi global Warburg Pincus. ***