EmitenNews.com - Direktur utama PT Paperocks Indonesia Tbk. (PPRI), Irsyad Hanif telah mengurangi porsi kepemilikan sahamnya pada 6 Oktober dan 7 Oktober 2026. Dengan begitu sang dirut kini menguasai hanya 10,34 persen saham emiten industri wadah kertas, dan kemasan tersebut.

Dalam keterangan tertulisnya Jumat (9/10/2026), Manajemen PPRI menuturkan bahwa Irsyad telah menjual sebanyak 5.392.500 lembar saham di harga Rp182 per saham dan sebanyak 19.000.000 lembar saham di harga Rp193 per saham.

"Tujuan dari transaksi adalah untuk Divestasi dengan kepemilikan saham langsung." Demikian keterangan manajemen dalam keterbukaan informasinya.

Setelah transaksi tersebut maka kepemilikan saham Irsyad Hanif di Paperocks Indonesia Tbk. (PPRI) menjadi 111,19 juta lembar saham setara dengan 10,34%.

Bandingkan dengan sebelumnya, Irsyad Hanif menguasai sebanyak 135,5 juta lembar saham PT Paperocks Indonesia Tbk. (PPRI), atau setara dengan 12,61 persen.

Sebelumnya Dirut Irsyad Hanif telah mengurangi porsi kepemilikan sahamnya pada tanggal 5 Oktober 2026.

Manajemen PPRI dalam keterangan tertulisnya Selasa (6/10/2026) menuturkan bahwa Irsyad Hanif telah menjual sebanyak 15.000.000 lembar saham di harga Rp185 per saham

Sebelumnya lagi, 1 Oktober 2026, Irsyad Hanif mengurangi porsi kepemilikan sahamnya. Manajemen PPRI dalam keterangan tertulisnya Senin (5/10/2026) menuturkan bahwa Irsyad telah menjual sebanyak 3.000.000 lembar saham di harga Rp148 per saham. ***