Laba 2024 Minimalis, PICO Putuskan Tak Bagi Dividen
:
0
Pekerja di pabrik drum milik PICO.
EmitenNews.com - Produsen kaleng dan drum, PT Pelangi Indah Canindo Tbk. (PICO) menyampaikan hasil Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) yang digelar pada 25 Juni 2025. Rapat tersebut dihadiri oleh pemegang saham yang mewakili 429,75 juta saham atau setara 75,61% dari total saham dengan hak suara.
Dalam agenda pertama, para pemegang saham menyetujui Laporan Tahunan Perseroan tahun buku 2024, termasuk laporan keuangan yang telah diaudit, serta memberikan pelunasan dan pembebasan tanggung jawab sepenuhnya (acquit et de charge) kepada Direksi dan Dewan Komisaris atas pelaksanaan tugas selama tahun 2024.
Adapun pada agenda kedua, RUPS menyepakati bahwa tidak ada pembagian dividen tunai kepada pemegang saham. Laba bersih tahun buku 2024 sebesar Rp3,05 miliar dialokasikan untuk cadangan wajib sebesar Rp100 juta, sementara sisanya Rp2,95 miliar dibukukan sebagai laba ditahan guna mendukung kebutuhan modal dan ekspansi bisnis.
Dalam agenda ketiga, pemegang saham menyetujui bahwa honorarium Dewan Komisaris untuk tahun buku 2025 tidak mengalami perubahan dari tahun sebelumnya. Selain itu, kuasa diberikan kepada Dewan Komisaris untuk menetapkan besar dan jenis penghasilan Direksi.
Agenda keempat membahas penunjukan Akuntan Publik. RUPS memberikan wewenang kepada Dewan Komisaris untuk menunjuk Kantor Akuntan Publik yang akan mengaudit laporan keuangan tahun buku 2025. Penunjukan akan memperhatikan kompetensi, rekam jejak, dan rekomendasi dari Komite Audit.
RUPS juga menyetujui perubahan susunan pengurus Perseroan. Seluruh anggota Direksi dan Dewan Komisaris sebelumnya diberhentikan dengan hormat untuk memudahkan penghitungan masa jabatan baru.
Radius Wirawan Ko kembali diangkat sebagai Direktur Utama, dan Rubianto sebagai Direktur. Sementara itu, Darminto menjabat sebagai Komisaris Utama dan Rodriques Kurniawan sebagai Komisaris Independen.
Related News
Investasi Pribadi Presdir Rudy di Saham ASII, Belanjakan Rp20,2 Miliar
Kawasan Industri Jadi Mesin Pertumbuhan Bisnis Infrastruktur CDIA
Lepas Saham MPRO Senilai Rp474M, Taipan Ini Masih Kuasai 10,46 Persen
Dalam 13 Bulan Terus Lepas Saham, Bobby Gafur Tetap Pengendali OASA
UNTR Bagi Dividen Interim Rp430 per Helai, Pantau Jadwal Cum Dividen
DADA Beri Santunan Dividen, Total Rp2 Miliar, Per Helai Berapa?





