EmitenNews.com - PT Surya Citra Media Tbk. (SCMA) masih melanjutkan tren positif di paruh pertama 2026. Perseroan membukukan pendapatan neto Rp3,54 triliun hingga 30 Juni 2026, tumbuh dari Rp3,32 triliun pada periode yang sama tahun lalu.

Mengacu laporan keuangan SCMA per kuartal II 2026 (unaudited), beban program dan siaran tercatat Rp2,02 triliun, turun dari Rp2,07 triliun di semester I-2025. Kombinasi pendapatan yang naik dan beban yang menyusut membuat laba usaha SCMA melesat 89,55% menjadi Rp671,60 miliar dari sebelumnya Rp354,32 miliar.

Kinerja itu berlanjut sampai ke laba sebelum pajak yang naik menjadi Rp702,83 miliar dari Rp414,52 miliar tahun sebelumnya. Alhasil, laba periode berjalan yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk ikut terdongkrak 67,27% ke Rp536,44 miliar, dari Rp320,71 miliar di semester I-2025.

Menilik sisi neracanya, total aset SCMA per 30 Juni 2026 tercatat Rp10,41 triliun, naik dari posisi Rp9,77 triliun pada 31 Desember 2025. Namun total liabilitas juga ikut meningkat jadi Rp3,01 triliun dari sebelumnya Rp2,17 triliun. Sementara itu total ekuitas turun tipis ke Rp7,39 triliun dari Rp7,59 triliun di akhir tahun lalu.

Adapun oada perdagangan intraday Selasa (4/8) saham SCMA stagnan bertengger di Rp202.