Laba Tumbuh, Paruh Pertama 2024 BUMI Defisit USD2,26 Miliar
:
0
Alat berat tengah beraksi di areal tambang batu bara milik Bumi Resources. FOTO - ISTIMEWA
EmitenNews.com - Bumi Resources (BUMI) semester Pertama 2024 mencatat laba bersih USD84,91 juta. Tumbuh 3,77 persen dari episode sama tahun lalu senilai USD81,82 juta. So, laba per 1.000 saham dan dilusian susut menjadi USD0,23 dari sebelumnya USD0,35.
Pendapatan USD595,84 juta, menukik 32 persen dari periode sama tahun lalu USD886,27 juta. Beban pokok pendapatan USD542,09 juta, berkurang dari posisi sama tahun lalu USD777,61 juta. Laba kotor tercatat USD53,74 juta, anjlok 50 persen dari fase sama tahun sebelumnya USD108,65 juta.
Beban usaha USD41,42 juta, bertambah dari sebelumnya USD40,32 juta. Laba usaha USD12,31 juta, melorot 81 persen dari posisi sama tahun lalu USD68,32 juta. Bagian atas laba bersih entitas asosiasi dan ventura bersama USD45,02 juta, berkurang dari USD62,35 juta.
Penghasilan bunga USD2,44 juta, turun dari USD2,78 juta. Beban bunga dan keuangan USD7,78 juta, susut dari USD13,20 juta. Laba selisih kurs USD11 juta, meroket 329 persen dari minus USD4,79 juta. Lain-lain bersih USD377,91 ribu, berkurang dari USD1,93 juta. Penghasilan lain-lain bersih USD50,31 juta, surplus dari USD45,21 juta.
Laba sebelum pajak penghasilan USD62,62 juta, ambles 44 persen dari USD113,54 juta. Manfaat pajak penghasilan USD31,32 juta, melambung 290 persen dari minus USD16,45 juta. Laba setelah pajak USD93,95 juta, melorot 3,23 persen dari USD97,09 juta. Laba periode berjalan USD92,95 juta, naik tipis dari USD91,21 juta.
Ekuitas bersih USD2,86 miliar, bertambah dari edisi akhir tahun lalu USD2,77 miliar. Defisit USD2,26 miliar, turun tipis dari akhir 2023 senilai USD2,35 miliar. Jumlah liabilitas USD1,34 miliar, berkurang dari akhir tahun sebelumnya USD1,42 miliar. Total aset USD4,21 miliar, naik dari akhir tahun lalu USD4,2 miliar. (*)
Related News
Tambah Porsi, Terang Anugrah Kini Kuasai 71,16 Persen Saham HRTA
Laba Bank Mandiri (BMRI) Tembus Rp45,5 Triliun, Melonjak 20,7 Persen
Kini Debitur KPR Bank INA (BINA) Bisa dapat Perlindungan AJK JAGADIRI
INDF dan ICBP Akan Gelar Buyback, Totalnya Rp1,5 Triliun
MD Entertainment (FILM) Masuk Daftar HSC Lagi, Total jadi 82 Emiten
Kurangi Porsi, Sang Komut Kini Kuasai 75 Persen Saham Suparma (SPMA)





