Lancartama (TAMA) Patok Right Issue Rp75 per Saham Rasio 5:1, Ini Jadwalnya
:
0
EmitenNews.com - PT Lancartama Sejati Tbk (TAMA) melakukan Penambahan Modal Dengan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (PMHMETD) I atau Rights Issue sebanyak 220.000.000 saham dengan nilai nominal Rp25 per saham. Setiap pemegang 5 Saham Lama yang namanya tercatat dalam DPS pada tanggal 15 Juni 2022 pukul 16.00 WIB berhak atas 1 HMETD.
Selain itu penerbitan Waran Seri II sebanyak banyaknya 220.000.000 Waran Seri II termasuk menyetujui dan mengubah ketentuan Anggaran Dasar Perseroan sehubungan dengan peningkatan modal ditempatkan dan disetor Perseroan dalam rangka PMHMETD I tersebut.
Dalam prospektus ringkasnya yang disampaikan ke Bursa Efek Indonesia (BEI) hari ini Senin (6/6) disebutkan bahwa jumlah saham yang akan dilepas dalam perhelatan Rights Issue itu setara sebanyak-banyaknya 16,67% dari total modal ditempatkan atau disetor penuh setelah PMHMETD I (dengan asumsi seluruh Waran Seri I telah dilaksanakan), dengan Harga Pelaksanaan sebesar Rp75 per saham, sehingga dana yang diperoleh dari PMHMETD I berjumlah sebanyak-banyaknya sebesar Rp16.500.000.000.
Alex Widjaja selaku Pemegang Saham Utama Perseroan yang memiliki 562.800.100 atau sebesar 56,28% saham Perseroan dan Kathrin Widjaja sebagai salah satu pemegang saham Perseroan yang memiliki 8.000.000 atau 0,80% saham Perseroan, tidak akan melaksanakan HMETD yang menjadi bagiannya dan akan mengalihkan seluruh HMETDnya kepada PT Lancartama Tirta Anggara, berdasarkan surat pernyataan pengalihan HMETD masing-masing tertanggal 12 Mei 2022.
Namun, PT Lancartama Tirta Anggara selaku Penerima Pengalihan akan menerima pengalihan HMETD dari Alex Widjaja sebanyak 112.560.020 HMETD dan dari Kathrin Widjaja 1.600.000 HMETD serta melaksanakan seluruh HMETD tersebut berdasarkan surat pernyataan penerima pengalihan HMETD PT Lancartama Tirta Anggara tertanggal 12 Mei 2022.
Adapun jadwal pelaksanaan sebagai berikut:
Related News
Deretan Top Gainers di Tengah IHSG yang Merah, Apa Saja?
Komisaris Multitrend Indo (BABY) Borong 2,17 Juta Saham, Ini Sosoknya
Kinerja Memburuk, Tiga Pentolan Ini Lepas Jutaan Saham BYAN
Ironi Anggota Lawas MSCI, EXCL Berbalik Rugi 286 Persen Kuartal I 2026
Bali United Ternyata Ada Sahamnya, Kodenya BOLA
Pantau Saham dengan Dividend Yield Jumbo Mei 2026, Nyampe 20 Persen





