Lanjut! GPF Kembali Distribusikan 648,11 Juta Saham GoTo Gojek (GOTO) Rp2 per Lembar

EmitenNews.com - Goto Peopleverse Fund (GPF) melanjutkan pengalihan saham GoTo Gojek Tokopedia (GOTO). Itu ditunjukkan dengan mendistribusikan 648.110.640 helai alias 648,11 juta eksemplar. Transaksi tersebut telah dituntaskan pada Kamis, 19 Oktober 2023.
Pengalihan saham untuk karyawan, dan konsultan GoTo tersebut terjadi dengan label harga Rp2 per eksemplar. Dengan skema harga itu, transaksi pendistribusian saham GPF tersebut bernilai sejumlah Rp1,29 miliar. Menyusul transaksi itu, tabungan saham GPF terus mengalami penyusutan.
Tepatnya, menjadi 78,55 miliar eksemplar setara dengan porsi kepemilikan 6,54 persen. Menyusut sekitar 0,82 persen dari periode sebelum transaksi dengan tabulasi sebanyak 79,2 miliar helai. Tumpukan saham sebanyak itu, selevel dengan koleksi 6,69 persen.
”Tujuan transaksi berupa pengalihan saham kepada peserta program kepemilikan saham karyawan, dan konsultan dari GoTo Gojek Tokopedia sebagaimana telah diungkap dalam prospektus initial public offering (IPO) GoTo,” tegas R A Koesoemohadiani, Corporate Secretary GoTo Gojek.
Sekadar informasi, pengalihan saham kepada peserta program kepemilikan saham karyawan, dan konsultan GoTo Gojek sebagaimana telah dijabarkan dalam prospektus IPO GoTo. Pengalihan telah dilakukan sejak 6-19 Oktober 2023 melalui transaksi di Bursa Efek Indonesia.
Di mana, telah dialihkan 648.110.640 saham seri A kepada peserta program opsi saham karyawan, dan konsultan GoTo dengan harga Rp2-p67. Menyusul transaksi itu, kepemilikan GPF baik langsung dan tidak langsung menjadi 78.557.034.396 saham seri A atau mewakili 6,54 persen dalam GoTo Gojek Tokopedia. (*)
Related News

Rugi Menipis, Emiten Sri Tahir (SRAJ) 2024 Defisit Rp542 Miliar

Kapok Tekor! Laba APEX 2024 Melejit 134 Persen

Tumbuh 16 Persen, ACES 2024 Tabulasi Laba Rp892 Miliar

Melangit 37.380 Persen, Laba LPKR 2024 Tembus Rp18,74 Triliun

CMNP Mau Borong 10 Persen Saham di Pasar, Ini Alasannya

BRI Raih 2 Penghargaan The Asset Triple A atas Konsistensi ESG