Lepas Dari Suspensi, Saham FITT Lanjut Anjlok
:
0
Potret gedung hotel milik emiten FITT. Foto: FITT.
EmitenNews.com - Bursa Efek Indonesia (BEI) mencabut suspensi perdagangan saham PT Hotel Fitra International Tbk. (FITT) usai sehari perdagangannya nonaktif. Adapun, pembukaan kembali saham FITT mulai efektif diberlakukan pada Rabu (1/4/2026).
Yulianto Aji Sadono Kepala Divisi Pengawasan Transaksi BEI dalam keterangan tertulisnya Selasa (31/3) menuturkan bahwa pembukaan suspensi dilakukan setelah bursa menilai kondisi perdagangan saham perseroan telah memungkinkan untuk kembali diperdagangkan.
“Dengan dibukanya suspensi saham ini, investor dapat kembali melakukan transaksi atas saham perseroan di pasar reguler,” ujar Yulianto.
Sebelumnya, BEI menyetop perdagangan saham FITT mulai sesi I tanggal 31 Maret 2026 di pasar reguler dan tunai dan kini sudah kembali dibuka di seluruh pasar.
Berdasarkan pantauan EmitenNews.com, saham FITT sebelum disuspensi perdagangannya sempat ditutup ambruk hingga menyentuh Auto-Rejection Bawah (ARB) sedalam 14,38 persen setara 44 poin di Rp262.
Sejak 10 Maret hingga sebelum disuspensi, tercatat FITT mengalami tekanan panjang harga saham. Dalam periode itu, harga bergerak menurun dari Rp695 menjadi Rp262, tercatat dalam reli bearish tersebut perdagangannya sempat beberapa kali ditutup anjlok hingga 7 kali Auto-Rejection Bawah (ARB) dalam 10 hari terakhir.
Pascapembukaan suspensi pada perdagangan Rabu (1/4) saham FITT terpantau ambruk hingga sedalam 8,4 persen setara 21 poin di Rp240.
Dalam sepekan terakhir, saham emiten ini tertekan lebih dari 22,08 persen, dalam sebulan berlanjut makin nyungsep sekitar 70 persen, dan sejak awal tahun harganya menukik lebih dari 55 persen dari harga Rp555 menjadi Rp240.
BEI tetap mengimbau para pelaku pasar untuk mencermati keterbukaan informasi yang disampaikan emiten sebelum mengambil keputusan investasi.(*)
Related News
Investasi Pribadi Presdir Rudy di Saham ASII, Belanjakan Rp20,2 Miliar
Kawasan Industri Jadi Mesin Pertumbuhan Bisnis Infrastruktur CDIA
Lepas Saham MPRO Senilai Rp474M, Taipan Ini Masih Kuasai 10,46 Persen
Dalam 13 Bulan Terus Lepas Saham, Bobby Gafur Tetap Pengendali OASA
UNTR Bagi Dividen Interim Rp430 per Helai, Pantau Jadwal Cum Dividen
DADA Beri Santunan Dividen, Total Rp2 Miliar, Per Helai Berapa?





