Lesu, Sidomuncul Catat Penurunan Laba 24,36% Jadi Rp619,09M di Q3 2026
:
0
Varian produk Tolak Angin besutan PT Industri Jamu dan Farmasi Sido Muncul Tbk. (SIDO). Foto: SIDO.
EmitenNews.com - Emiten produk tolak angin, PT Industri Jamu dan Farmasi Sido Muncul Tbk. (SIDO) mengabarkan penurunan kinerja kuartalan per akhir September 2026.
Dalam terbitan laporan keuangan kuartalan terbaru dikutip Jumat (30/10/2026), SIDO mencatat penjualan berkisar Rp2,49 triliun, yang mana turun 8,45% YoY dibandingkan Rp2,72 triliun di 9M25.
Beban pokok penjualan mengalami tekanan naik meski tipis 0,84% YoY tertakar yakni, Rp1,19 triliun dari sebelumnya Rp1,18 triliun, mendorong laba bruto turun 15,58% YoY ke Rp1,30 triliun dari Rp1,54 triliun.
Seiring penurunan laba bruto, laba usaha juga tersundul menurun 22,74% YoY menjadi Rp788,00 miliar dari Rp1,02 triliun. Laba sebelum beban pajak tercatat Rp802,51 miliar, turun 23,57% YoY dari Rp1,05 triliun.
Adapun, laba periode berjalan yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk mencapai Rp619,09 miliar, menyusut 24,36% YoY dari Rp818,54 miliar, dengan laba per saham dasar (EPS) turun menjadi Rp21,04 dari sebelumnya Rp27,52.
Menengok neracanya, total aset Sidomuncul per 30 September 2026 turun 1,08% YTD menjadi Rp3,64 triliun dari Rp3,68 triliun per akhir 2025. Total liabilitas turun 33,34% YTD menjadi Rp374,22 miliar dari Rp561,44 miliar, sedangkan ekuitas naik 4,80% YTD menjadi Rp3,27 triliun dari Rp3,12 triliun.
Related News
Investasi Perdana, Komut RELF Caplok 1,43 Persen Saham
Neraca Kokoh PRDA: Likuiditas Tebal & Valuasi Menarik
Emiten Nagita Slavina Pacu Akuisisi RS, Kinerja Melemah, Saham Memerah
Emiten Bagi Dividen Rp2 per Saham, Intip Jadwalnya!
Bisnis Taksi Tumbuh, Blue Bird (BIRD) Catat Pendapatan Tembus Rp4,57T
Profitabilitas Membaik, Rugi Bersih TBS Energi (TOBA) Susut 72 Persen





