Listing 8 Maret ,Perusahaan Tambang Ini Patok Harga Perdana Rp118 Per Saham
:
0
EmitenNews.com - Perusahaan bergerak di bidang jasa pertambangan dan jasa sewa menyewa peralatan pertambangan. PT Ulima Nitra Tbk akan melakukan penawaran Penawaran Umum Perdana saham alias Initial public offering mulai besok Selasa (2/3) hingga 4 Maret 2021 sebanyak 300 juta saham dengan nilai nominal Rp2.
Berdasarkan pengumuman yang disampaikan PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) Senin (1/3) disebutkan, PT Ulima Nitra Tbk menawarkan 300 juta saham dengan harga perdana Rp118 per saham
Perseroan menyelenggarakan program ESA dengan mengalokasikan sebanyak 9.626.100 (sembilan
juta enam ratus dua puluh enam ribu seratus) saham atau sebanyak 3,21% (tiga koma dua puluh satu
persen) dari Saham Yang Ditawarkan.
Bersamaan dengan Penawaran Umum Perdana Saham, Perseroan akan menerbitkan saham baru
dalam rangka pelaksanaan konversi Perjanjian Utang dengan Opsi Konversi (“Utang Konversi”) senilai
Rp40 miliar oleh PT Surya Fajar Capital Tbk sebesar 233.050.800 saham dan PT Surya Fajar Corpora sebesar 105.932.200 saham yang akan dilaksanakan pada Tanggal Penjatahan atau seluruhnya setara dengan 10,80% dari seluruh total modal disetor penuh setelah Penawaran Umum Perdana Saham.
PT Ulima Nitra Tbk ("Perseroan") didirikan sesuai dengan Akta Pendirian No. 74 tanggal 25 Agustus 1992 dan berdomisili di Palembang, Sumatera Selatan. Perseroan bergerak di bidang jasa pertambangan dan jasa sewa menyewa peralatan pertambangan.
Adapun jadwal pelaksanaan sebagai berikut
Tanggal Efektif : 26 Februari 2021
Masa Penawaran Umum : 2 – 4 Maret 2021
Tanggal Penjatahan : 4 Maret 2021
Tanggal Distribusi Saham secara Elektronik : 5 Maret 2021
Related News
Absen Bagi Dividen, CPRO Kebut Ekspansi Pabrik Pakan Baru
IHSG Rebound, CHEK Langsung Siapkan Aksi Buyback Rp15 Miliar
Bank Raya Gelar Lelang Raya Poin, Ajak Nasabah Aktif Bertransaksi
Alam Sutera Realty (ASRI) Tebar Dividen, Cek Jadwal Cum Dividen
Siapkan Capex Rp55M, ELIT Bidik Market AI Asia dan Eropa
ASSA Bagi Dividen 44 Perse Laba, Tembus Rp184,6 Miliar





