EmitenNews.com - PT Perusahaan Perkebunan London Sumatra Indonesia Tbk (LSIP) atau Lonsum berencana menggelar buyback saham.

Melalui keterbukaan informasi, Corporate Secretary LSIP, Fajar Triadi menyampaikan perseroan telah menganggarkan dana maksimum Rp750 miliar yang berasal dari kas internal perseroan.

Jumlah saham yang akan dibeli kembali tidak lebih dari 20 persen dari modal disetor perseroan.

“Pelaksanaan Rencana Pembelian Kembali Saham tidak akan menyebabkan penurunan pendapatan Perseroan atau memberikan dampak negatif yang material terhadap kegiatan usaha Perseroan,” kata Fajar, dikutip Sabtu (24/10).

Pascabuyback, jumlah aset diproyeksikan menjadi Rp15,5 triliun dari Rp16,2 triliun dan jumlah ekuitas menjadi Rp13,5 triliun dari Rp14,3 triliun. Sementara untuk laba bersih, LSIP masih memproyeksikan sebesar Rp890 miliar.

Sedangkan untuk laba per saham, LSIP memproyeksikan menjadi Rp141 per helai dari Rp131 per helainya.

Adapun rencana buyback LSIP akan berlangsung pada 26 Oktober hingga 31 Desember 2026.

Pada perdagangan Jumat (24/10), saham LSIP ditutup menguat 1,73 persen atau +25 poin ke level 1.470.