Mantap! Dukung UMKM, Venteny Fortuna (VTNY) Salurkan Growth Funding Rp 1,2 T di 2022
:
0
EmitenNews.com -Perusahaan yang akan melakukan acara akbar Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) pada 6 Juni 2023, PT Venteny Fortuna International Tbk (VTNY), sukses membukukan kinerja positif sepanjang tahun 2022 dengan meraih pendapatan sebesar Rp 73 miliar, meningkat 83% dari periode yang sama di tahun sebelumnya.
Sejalan dengan pertumbuhan tersebut, VENTENY juga mencatatkan peningkatan laba dari Rp 3,6 miliar di tahun 2021 menjadi Rp 5,5 miliar di tahun 2022 (sebelum pajak).
Peningkatan ini mencerminkan komitmen VENTENY untuk mendukung pertumbuhan UMKM dan peningkatan kesejahteraan karyawan di Indonesia. Faktor utama kenaikan pendapatan ini didukung oleh peningkatan penyaluran growth funding ke para pelaku UMKM, di mana VENTENY sukses menyalurkan growth funding sebesar Rp 1,2 triliun di tahun 2022, meningkat 64% dari tahun 2021 sebesar Rp 765 miliar. Saat ini, layanan VENTENY telah tersebar di berbagai wilayah, meliputi Pulau Jawa, Lampung, Sumatera Selatan, dan sebagian Kalimantan.
Dalam agenda RUPS perseroan yang dipublikasi pada laman BEI, disebutkan bahwa perseroan akan melakukan penyegaran di jajaran manajemen untuk terus mendorong kinerja yang positif. Sebagai gambaran, saham emiten yang listing di BEI pada 15 Desember 2022 ini cukup menarik perhatian investor publik. Hal ini dapat dilihat dari jumlah investor VTNY per 30 April sebanyak 1.246 investor atau bertambah dibandingkan bulan sebelumnya sebanyak 1.221 investor.
Sejak listing perdananya, harga saham VTNY pernah menyentuh harga tertinggi di level 740 pada akhir April 2023 lalu. Saat ini market cap perseroan ada di angka Rp1,45 triliun.
Related News
JAST Kantongi MoU dengan Zevolve Percepat Teknologi AI di Ragam Sektor
Naik Pesat, TGUK Beber Rahasia Penjualan Rp200M di Kuartal I
RAJA Dapat Rating idA+, Ditopang Kontrak Gas Jangka Panjang
Produktivitas Meningkat, WSBP Bukukan Pendapatan Rp808 Miliar
PTPP Raih Proyek Pembangunan Tower 4 ITS Senilai Rp151,9 Miliar
RLCO Realisasikan Rp57,74 Miliar Dana IPO untuk Bahan Baku Hingga 2027





