Martha Tilaar, Founder Emiten Lulur & Kosmetik (MBTO) Tutup Usia
:
0
Ilustrasi potret Dr. (H.C.) Martha Tilaar berdiri di depan gerai perseroan. Foto: EmitenNews/Aji.
EmitenNews.com - Martina Berto Tbk. (MBTO) emiten kosmetik dan produk perawatan tubuh seperti lulur merek Sariayu itu menyampaikan informasi terbaru terkait kabar duka berpulangnya pendiri sekaligus Komisaris Utama perseroan, Dr. (H.C.) Martha Tilaar.
Direktur Utama MBTO, Bryan David Emil dan Corporate Secretary Muhammad Shabri Hasan dalam keterangannya Kamis (15/10/2026) mengungkap bahwa Almarhumah meninggal dunia pada tanggal 14 Oktober 2026.
Wafatnya almarhumah secara otomatis turut mengakhiri masa jabatannya sebagai Komisaris Utama sesuai dengan Anggaran Dasar Perseroan.
Manajemen memastikan peristiwa duka tersebut tidak memberikan dampak negatif terhadap kegiatan operasional, kondisi keuangan, maupun kelangsungan usaha emiten di bidang industri perawatan kecantikan, kosmetika, dan jamu tersebut.
"Kegiatan usaha perseroan tetap berjalan sebagaimana mestinya. Saat ini, kepengurusan perusahaan dijalankan oleh Direksi, sementara fungsi pengawasan tetap dilanjutkan oleh anggota Dewan Komisaris yang masih menjabat, dengan berpedoman pada ketentuan perundang-undangan dan Anggaran Dasar Perseroan," tulis manajemen dalam keterangan tertulis.
Terkait kekosongan jabatan, manajemen menyatakan proses pengisian posisi Komisaris Utama selanjutnya akan dilaksanakan sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku, khususnya regulasi di bidang Pasar Modal serta Anggaran Dasar Perseroan.
Perseroan akan menyampaikan informasi lanjutan kepada publik apabila keputusan resmi terkait perubahan susunan Dewan Komisaris telah ditetapkan.
Related News
Emiten Sawit TP Rachmat (TLDN) Ungkap Tak Terdampak Karhutla di Kaltim
Kopra Mobile Dukung Mobilitas Bisnis Nasabah yang Kian Dinamis
Low Tuck Kwong Borong Lagi Saham BYAN
Prodia (PRDA) Rencanakan Stock Split 1:5, Harga Sekarang Segini
Pengendali BYAN Beli Saham Sendiri Rp1,12 Triliun pada 14 Oktober 2026
Proyek CA-EDC Capai Progres 80 Persen, TPIA Target Operasi di 2027





