Masuk Ekosistem Grup Bakrie, Danantara Gelontor Triliunan Rupiah
:
0
Tampak seorang model mejeng di dekat truk berbasis listrik. FOTO - Dok VKTR
EmitenNews.com - Danantara Investment Management masuk pusaran ekosistem Bakrie Group. Itu ditunjukkan dengan injeksi dana Rp2 triliun kepada VKTR Teknologi Mobbilitas (VKTR). Penandatanganan suatu indicative non-binding sheet tersebut telah lakukan VKTR bersama Danantara pada 28 Agustus 2026.
Berdasar perjanjian itu, VKTR menyodorkan Bakrie & Brothers (BNBR) sebagai penanggung. Penandatanganan term sheet tersebut merupakan bagian dari proses penjajakan dan pembahasan awal sehubungan dengan potensi kerja sama berupa pendanaan untuk mendukung pengembangan dan ekspansi kegiatan usaha mobility - as - a - service (MaaS ) VKTR.
Rencana pendanaan akan memiliki hak opsi konversi. Itu sebagaimana ditentukan dikemudian hari dalam dokumentasi definitif. VKTR berencana menggunakan rencana pendanaan tersebut antara lain untuk pembiayaan pengadaan bus listrik dan/atau truk listrik, dan tujuan lainnya yang akan ditentukan, dan disepakati oleh pihak dalam dokumen definitif.
Selain itu, perseroan menyampaikan term sheet itu masih bersifat non-binding yang hanya mencerminkan pembahasan awal para pihak, dan akan tunduk lebih lanjut pada penandatanganan dokumen definitif. Oleh karena itu, dalam hal dokumen definitif telah ditandatangani, dan menimbulkan hak dan kewajiban yang mengikat bagi para pihak, perseroan akan mengikuti dan mematuhi ketentuan transaksi.
Fakta tersebut tidak berdampak negatif material terhadap kegiatan operasional, hukum, kondisi keuangan, dan/ atau kelangsungan usaha. ”Teken term sheet itu, diharap menjadi langkah strategi yang berpotensi memberikan dampak positif terhadap pertumbuhan pendapatan perseroan, dan entitas anak di masa mendatang,” tegas Indah Permatasari Saugi, Direktur VKTR. (*)
Related News
Tambah Porsi, Terang Anugrah Kini Kuasai 71,16 Persen Saham HRTA
Laba Bank Mandiri (BMRI) Tembus Rp45,5 Triliun, Melonjak 20,7 Persen
Kini Debitur KPR Bank INA (BINA) Bisa dapat Perlindungan AJK JAGADIRI
INDF dan ICBP Akan Gelar Buyback, Totalnya Rp1,5 Triliun
MD Entertainment (FILM) Masuk Daftar HSC Lagi, Total jadi 82 Emiten
Kurangi Porsi, Sang Komut Kini Kuasai 75 Persen Saham Suparma (SPMA)





