MEDC Sebut Penutupan Selat Hormuz Tak Pengaruhi Operasional di Oman
:
0
MedcoEnergi memiliki 20% partisipasi non-operasi di Blok 60 Oman yang beroperasi di bawah Exploration and Production Sharing Agreement (EPSA) yang berlaku selama 30 tahun hingga 2048.
EmitenNews.com - Manajemen PT Medco Energi Internasional Tbk (MEDC) memberikan klarifikasi kepada Bursa Efek Indonesia terkait meningkatnya tensi geopolitik antara Iran dan Amerika Serikat serta isu penutupan Selat Hormuz yang berpotensi mengguncang pasar energi global.
Melalui keterbukaan informasi, Rabu (4/3/2026), Coporate Secretary MEDC, Siendy K Wisandana menegaskan, hingga saat ini tidak terdapat dampak langsung terhadap aktivitas produksi maupun operasional aset Medco di Oman, termasuk di Blok 60 dan Blok 48.
Manajemen menyatakan terus memantau perkembangan situasi kawasan Timur Tengah secara ketat bersama mitra lokal.
Terkait jalur distribusi dan pengapalan, Medco memastikan tidak ada gangguan terhadap pengiriman minyak mentah dan gas Perseroan. Penutupan Selat Hormuz sejauh ini belum memengaruhi rantai logistik maupun ekspor, meskipun situasi masih dinamis dan berpotensi berubah.
Dari sisi kinerja keuangan, Perseroan mengungkapkan sensitivitas EBITDA terhadap pergerakan harga minyak. Setiap perubahan harga Brent sebesar USD10 per barel diperkirakan berdampak sekitar ±USD140 juta terhadap EBITDA tahun buku 2026. Medco juga menegaskan tetap menjaga biaya produksi minyak dan gas di bawah USD10 per boe.
Manajemen menambahkan, keselamatan personel dan perlindungan aset menjadi prioritas utama. Perseroan telah menyiapkan business continuity plan serta protokol keamanan khusus. Selain itu, Medco menyatakan tidak terekspos langsung terhadap lonjakan biaya asuransi maritim maupun logistik akibat meningkatnya risiko di kawasan Teluk.
Related News
UNTR Bagi Dividen Interim Rp430 per Helai, Pantau Jadwal Cum Dividen
DADA Beri Santunan Dividen, Total Rp2 Miliar, Per Helai Berapa?
PART Mau Gelar Rights Issue dan Buyback, Simak Rinciannya!
GOTO ARB Day-1 Dibanjiri 1 Miliar Lot Jual, Morgan Stanley Juga Jualan
Batas Harga Rp1 Belum Berlaku, Morgan Stanley Jual 450 Juta Saham GOTO
Rencana EPAC di 3 November Nanti, Minta Restu Rights Issue & Buyback





