Melejit 185 Persen, TRIM Kuartal I-2025 Catat Laba Rp114,5 Miliar
:
0
Pengurus Trimegah Sekuritas pada suatu kesempatan. FOTO - ISTIMEWA
EmitenNews.com - Trimegah Sekuritas (TRIM) per 31 Maret 2025 mencatat laba bersih Rp114,5 miliar. Melejit 185 persen dari episode sama tahun sebelumnya Rp40,12 miliar. Oleh sebab itu, laba per saham dasar emiten asuhan Boy Thohir tersebut naik menjadi Rp16,11 dari sebelumnya Rp5,64.
Jasa kegiatan manajer investasi Rp75,58 miliar, naik tipis dariRp74,28 miliar. Komisi perantara efek Rp31,47 miliar, naik dari Rp28,39 miliar. Jasa penjaminan emisi efek Rp56,85 miliar, meroket dari Rp18,05 miliar. Jasa penasihat keuangan Rp45,26 miliar, melonjak dari Rp20,52 miliar. Lain-lain Rp244,77 juta, susut dari Rp575,53 juta.
Pendapatan dividen dan bunga Rp106,09 miliar, melonjak dari Rp70,06 miliar. Keuntungan dari efek Rp20,01 miliar, melejit dari Rp12,43 miliar. Total pendapatan usaha Rp335,54 miliar, melonjak dari Rp224,32 miliar. Beban gaji dan tunjangan karyawan Rp90,07 miliar, bengkak dari Rp76,83 miliar.
Beban pemasaran Rp38,56 miliar, bengkak dari Rp35,44 miliar. Beban umum dan administrasi Rp35,63 miliar, susut dari Rp41,55 miliar. Penyusutan dan amortisasi Rp4,6 miliar, bengkak dari Rp4,18 miliar. Beban pajak final Rp1,37 miliar, bertambah dari Rp1,09 miliar. Total beban usaha Rp170,26 miliar, bengkak dari Rp159,11 miliar.
Laba usaha Rp165,28 miliar, melejit dari episode sama tahun lalu Rp65,21 miliar. Pendapatan lainnya Rp5,3 miliar, melesat dari Rp3,25 miliar. Beban lainnya Rp1,17 miliar, bengkak dari Rp787,36 juta. Biaya keuangan Rp30,93 miliar, bengkak dari Rp18,68 miliar. Beban pajak penghasilan Rp23,97 miliar, bengkak dari Rp8,87 miliar.
Total ekuitas Rp1,59 triliun, mengalami peningkatan dari posisi akhir tahun lalu Rp1,48 triliun. Jumlah liabilitas Rp2,83 triliun, mengalami pembengkakan dari akhir 2024 sebesar Rp2,06 triliun. Total aset tercatat sebesar Rp4,43 triliun, mengalami lonjakan dari akhir tahun sebelumnya Rp3,54 triliun. (*)
Related News
Deretan Top Gainers di Tengah IHSG yang Merah, Apa Saja?
Komisaris Multitrend Indo (BABY) Borong 2,17 Juta Saham, Ini Sosoknya
Kinerja Memburuk, Tiga Pentolan Ini Lepas Jutaan Saham BYAN
Ironi Anggota Lawas MSCI, EXCL Berbalik Rugi 286 Persen Kuartal I 2026
Bali United Ternyata Ada Sahamnya, Kodenya BOLA
Pantau Saham dengan Dividend Yield Jumbo Mei 2026, Nyampe 20 Persen





