Melejit 19 Persen, Laba ANTM 2024 Sentuh Rp3,64 Triliun
:
0
Harga emas dunia tengah bergejolak tiga hari terakhir. FOTO - ISTIMEWA
EmitenNews.com - Aneka Tambang alias Antam (ANTM) sepanjang 2024 mengemas laba bersih Rp3,64 triliun. Melejit 18,56 persen dari episode sama tahun sebelumnya senilai Rp3,07 triliun. Dengan hasil itu, laba per saham dasar dan dilusian menjadi Rp151,77 dari sebelumnya Rp128,07.
Penjualan terkumpul Rp69,19 triliun, melesat 68,59 persen dari posisi sama tahun sebelumnya Rp41,04 triliun. Beban pokok penjualan Rp62,69 triliun, bengkak dari edisi sama 2023 sebesar Rp34,73 triliun. Laba kotor tercatat Rp6,49 triliun, mengalami peningkatan dari sebelumnya Rp6,31 triliun.
Beban umum dan administrasi Rp2,89 triliun, bertambah dari Rp2,86triliun. Beban penjualan dan pemasaran Rp602,01 miliar, susut dari Rp833,82 miliar. Total beban usaha tercatat Rp3,5 triliun, mengalami penciutan dari Rp3,69 triliun. Laba usaha terkumpul Rp2,99 triliun, mengalami loncatan dari Rp2,61 triliun.
Bagian keuntungan entitas asosiasi Rp689,71 miliar, susut dari Rp947,01 miliar. Keuntungan dari pelepasan entitas anak nihil dari Rp571,48 miliar. Penghasilan keuangan Rp492,33 miliar, melesat dari Rp172,18 miliar. Beban keuangan Rp237,13 miliar, bengkak dari sebelumnya Rp215,14 miliar.
Laba selisih kurs Rp469,42 miliar, melambung dari minus Rp221,37 miliar. Penghasilan lain-lain Rp201,35 miliar, melejit dari Rp16,57 miliar. Penghasilan lain-lain bersih Rp1,61 triliun, menanjak dari Rp1,23 triliun. Laba tahun berjalan Rp3,85 triliun naik 25 persen dari sebelumnya Rp3,07 triliun.
Jumlah ekuitas tercatat Rp32,19 triliun, mengalami lompatan dari akhir tahun sebelumnya Rp31,16 triliun. Total liabilitas terkumpul Rp12,32 triliun, bengkak dari akhir 2023 sebesar Rp11,68 triliun. Jumlah aset Rp44,52 triliun, mengalami lonjakan dari akhir tahun sebelumnya Rp42,85 triliun. (*)
Related News
Investasi Pribadi Presdir Rudy di Saham ASII, Belanjakan Rp20,2 Miliar
Kawasan Industri Jadi Mesin Pertumbuhan Bisnis Infrastruktur CDIA
Lepas Saham MPRO Senilai Rp474M, Taipan Ini Masih Kuasai 10,46 Persen
Dalam 13 Bulan Terus Lepas Saham, Bobby Gafur Tetap Pengendali OASA
UNTR Bagi Dividen Interim Rp430 per Helai, Pantau Jadwal Cum Dividen
DADA Beri Santunan Dividen, Total Rp2 Miliar, Per Helai Berapa?





