EmitenNews.com - Solusi Tunas Pratama (SUPR) sepanjang 2025 mencatat laba bersih Rp1,32 triliun. Melonjak 36,08 persen dari periode akhir 2024 senilai Rp974,31 miliar. Dengan hasil itu, laba per saham dasar emiten menara Grup Djarum tersebut melejit menjadi Rp1.164 dari sebelumnya Rp856. 

Pendapatan Rp1,91 triliun, surplus 5,52 persen dari edisi sama tahun sebelumnya Rp1,81 triliun. Penyusutan dan amortisasi Rp436,37 miliar, naik dari Rp417,51 miliar. Beban pokok pendapatan lainnya Rp59,54 miliar, bertambah dari Rp55,89 miliar. Total beban pendapatan Rp495,92 miliar, bengkak dari Rp473,41 miliar. 

Laba kotor Rp1,41 triliun, mengalami lonjakan dari Rp1,34 triliun. Beban penjualan dan pemasaran Rp3,38 miliar, naik dari Rp3,07 miliar. Beban umum dan administrasi Rp58,5 miliar, susut dari Rp84,51 miliar. Laba usaha Rp1,35 triliun, bengalami lonjakan dari Rp1,25 triliun. 

Pendapatan keuangan Rp447 juta, turun dari Rp661 juta. Biaya keuangan Rp88,69 miliar, susut dari Rp132,53 miliar. Beban lain-lain bersih dari edisi akhir tahun sebelumnya Rp44,38 miliar, turun dari Rp137,48 miliar. Laba tahun berjalan Rp1,32 triliun, melejit dari akhir tahun sebelumnya Rp974,31 miliar. 

Jumlah ekuitas terkumpul Rp8,02 triliun, melonjak dari akhir tahun sebelumnya Rp6,69 triliun. Total liabilitas terakumulasi senilai Rp2,13 triliun, mengalami penyusutan dari Rp3,1 triliun. Jumlah aset Rp10,15 triliun, mengalami peningkatan dari akhir tahun 2024 senilai Rp9,8 triliun. (*)