EmitenNews.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diperkirakan terkena sentimen lebih konstruktif pada perdagangan Selasa (22/9/2026).

Senior Technical Analyst Mirae Asset Sekuritas, M Nafan Aji Gusta mengatakan, secara teknikal IHSG masih berada dalam fase koreksi wajar sejak terbentuknya pola wave [iv]. Dengan demikian, struktur bullish IHSG masih berlaku.

Menurutnya, kondisi tersebut didukung oleh positive crossover MA20 dan MA60. Namun, indikator Stochastics K_D dan RSI masih menunjukkan sinyal negatif, sementara volume perdagangan mengalami penurunan

Nafan memperkirakan area support IHSG berada di 6.371 dan 6.290. Sementara itu, resistance terdekat berada di level 6.452 dan 6.567.

“Untuk perdagangan Selasa, 22 September 2026, sentimen IHSG sejatinya lebih konstruktif dibanding Senin kemarin, tetapi ruang penguatannya masih akan dibatasi oleh tekanan domestik, terutama rupiah dan foreign flow,” katanya.

Menurut Nafan, katalis terpenting terhadap pergerakan IHSG di pekan ini yakni Rapat Dewan Gubernur BI yang akan digelar hari ini dan besok, tepatnya 22-23 September 2026.

Para pelaku pasar memperkirakan bahwa BI Rate masih dipertahankan pada 5,75%, sehingga fokus investor kemungkinan bergeser kepada forward guidance BI, khususnya bagaimana bank sentral merespons pelemahan rupiah dan kondisi suku bunga global.

“Dengan rupiah yang sudah terdepresiasi sebesar 0,77% pada Rp17.872,9 per USD, ruang pelonggaran moneter BI akan sangat bergantung pada kemampuan menjaga stabilitas nilai tukar,” tukasnya.