Mengapa MSCI Turunkan RI ke Standalone Market Bukan ke Frontier Market
:
0
MSCI mengancam menurunkan klasifikasi pasar modal Indonesia dari Emerging Markets (berkembang) ke Standalone Market (mandiri). Foto: MSCI
EmitenNews.com - Kabar kurang mengenakan bagi pasar modal Indonesia datang dari Morgan Stanley Capital Internasional (MSCI), Jumat (16/10/2026) dini hari. Lembaga keuangan global tersebut mengancam menurunkan klasifikasi Indonesia dari Emerging Market (pasar berkembang) dan tidak tanggung-tanggung bukan ke pasar Frontier Markets (perbatasan), namun satu tingkat di bawahnya, Standalone Market (mandiri).
Seperti kita ketahui dalam klasifikasi pasar, MSCI menilai kelayakan suatu negara ke dalam kategori Developed Markets (maju), Emerging Markets (berkembang), Frontier Markets (perbatasan), dan Standalone Market (mandiri).
Jelas ini pukulan berat bagi pasar modal Indonesia yang diancam sampai harus turun dua kasta klasifikasi. Pada umumnya penurunan klasifikasi hanya satu kasta dari pasar berkembang ke pasar perbatasan. Kecuali ada persoalan yang sangat besar dan memaksa MSCI bertindak tegas.
Respons BEI
Bursa Efek Indonesia (BEI) langsung merespons pengumuman terbaru MSCI. Direktur Utama BEI, Jeffrey Hendrik menyatakan menghormati keputusan MSCI dalam memberikan penilaian dan menentukan klasifikasi pasar berdasarkan metodologi yang mereka miliki.
BEI akan meminta klarifikasi lebih lanjut kepada MSCI mengenai dasar pertimbangan dan penilaian yang melatarbelakangi pengumuman tersebut.
“BEI menghormati independensi MSCI dalam melakukan penilaian dan menentukan klasifikasi pasar berdasarkan metodologi yang dimilikinya. Namun demikian, dengan mempertimbangkan berbagai kemajuan dan langkah reformasi yang telah dilakukan, BEI akan meminta klarifikasi lebih lanjut kepada MSCI mengenai dasar pertimbangan dan penilaian yang melatarbelakangi pengumuman tersebut,” kata Jeffrey dalam keterangan tertulis, Jumat (16/10) pagi.
Jeffrey menganggap, BEI bersama OJK telah melakukan berbagai langkah konkret untuk meningkatkan transparansi, integritas, dan kualitas pasar modal Indonesia.
MSCI akan mengumumkan keputusan final nasib pasar modal Indonesia turun dua kasta pada akhir Juni 2027
Tinjauan Juni 2026
Related News
Baru Dibuka, IHSG Seketika Trading Halt 8% Usai Kronik MSCI
IHSG Terseret Arus Standalone Market
Sediakan 70 Ribu Kuota, Kemnaker Buka Layanan MagangHub Jabodetabek
Wall Street Katrol IHSG
Jika Indonesia ke Standalone Market, Apa Dampaknya?
Prabowo Minta PLN Rombak Model Bisnis dan Pangkas Subsidi





