Mengekor Wall Street, IHSG Potensial Menguat
:
0
Seseorang berjalan di bagian teras depan gedung Bursa Efek Indonesia. FOTO - ISTIMEWA
EmitenNews.com - Indeks bursa Wall Street kemarin kembali ditutup bervariasi dengan mayoritas menguat tipis. Itu seiring sikap hati-hati investor menunggu rilis kinerja keuangan Nvidia. Nvidia, emiten teknologi dengan kapitalisasi pasar USD3,6 triliun sehingga mampu mempengaruhi pergerakan pasar.
Selain dari sisi kinerja, secara umum investor juga menunggu data permintaan untuk Chip AI Blackwell dilabeli CEO Nvidia, Jensen Huang pada bulan lalu sebagai Chip luar biasa. Lompatan mayoritas indeks Wall Street, dan harga beberapa komoditas diprediksi menjadi sentimen positif untuk indeks harga saham gabungan (IHSG).
Sementara itu, aksi jual investor asing terus berlanjut berpeluang menjadi sentimen negatif pasar. Oleh sebab itu, sepanjang perdagangan hari ini, Kamis, 21 November 2024, IHSG diprediksi bergerak bervariasi cenderung menguat dengan kisaran support 7.145-7.110, dan resistance 7.215-7.250.
Menilik data dan fakta itu, Retail Research CGS International Sekuritas Indonesia menjagokan sejumlah saham berikut sebagai jujukan koleksi. Antara lain Amman AMMN, Bank Jago (ARTO), Astra Motor (ASII), Petrosea (PTRO), United Tractors (UNTR), dan Bumi Minerals (BRMS). (*)
Related News
Surat Berharga Dominasi Aset Menkeu Suahasil, Nilainya Segini
Sempat Rebound, IHSG Ditutup Melemah ke 6.534 Usai Purbaya Diganti
Reshuffle Purbaya, Big Banks Dorong IHSG Rebound Usai Anjlok 2,6%
Masih Tertekan, Bursa Awal Pekan Dibuka Melemah 0,33% ke Level 6.519
Mengekor Wall Street, IHSG Rebound
Trump Buka Pintu Pabrik China, Saham Hyundai-Kia Anjlok





