Menguat Terbatas, IHSG Uji Level 6.798
:
0
Seseorang berjalan berlatar layar gerakan IHSG. FOTO - ISTIMEWA
EmitenNews.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diramal bergerak menguat secara terbatas. Indeks akan menguji level resistance classic 6.798, dan support area 6.380. Penguatan Indeks itu, berpotensi dipengaruhi kombinasi sentimen domestik, dan global.
Nah, dari sisi eksternal, pasar akan mencermati rilis data inflasi Amerika Serikat (AS) pada 12 Maret 2025. Kalau inflasi AS mengalami penurunan ke level 2,9 persen year-on-year sesuai ekspektasi, bisa memperkuat spekulasi Federal Reserve akan lebih dovish dalam kebijakan suku bunga.
Dampaknya, arus modal asing bisa kembali masuk ke pasar negara berkembang, termasuk Indonesia, sehingga memberikan dorongan positif bagi indeks. Sementara itu, stabilitas nilai tukar rupiah, dan kebijakan Bank Indonesia dalam mempertahankan suku bunga akan menjadi faktor penentu.
Jika rupiah tetap stabil terhadap dolar AS, investor domestik, dan asing akan lebih percaya diri dalam berinvestasi di pasar saham Indonesia. Selain itu, rilis data ekonomi seperti neraca perdagangan, dan pertumbuhan kredit juga dapat memberikan gambaran lebih lanjut mengenai prospek ekonomi nasional.
Menilik data itu, Stocknow.id menyarankan investor untuk memburu saham berikut. Yaitu, Mayora Indah (MYOR) dengan Rp2.310, dan take profit Rp2.380-2.450, dan stop loss Rp2.220. London Sumatera (LSIP) Rp1.105 dengan take profit Rp1.145-1.170, dan stop loss Rp1.065.
Goto Group (GOTO) Rp86 per lembar dengan take profit di kisaran Rp88-90 per helai, dan stop loss di posisi Rp83 per eksemplar. Avian Brands (AVIA) dengan rekomendasikan beli Rp400 per saham dengan take profit di kisaran Rp410-418 per helai, dan stop loss Rp386 per eksemplar. (*)
Related News
Telisik! BREN, TPIA, CUAN hingga DSSA Dominasi Top Losers Pekan Ini
Pelototi, Ini 10 Saham Top Gainers dalam Sepekan
Pekan Kelabu, IHSG Anjlok 3,53 Persen, Asing Kabur Rp40,82 Triliun
Masyarakat ASEAN Target Empuk Scam Online, Google Turunkan Bantuan
Pertemuan Tump - Xi Jinping Angkat Kembali Dow Jones di Atas 50.000
Pemerintah Siapkan Support, Zarubezhneft Setuju Lanjutkan Blok Tuna





