Menkes Ajak Takeda Dorong Pengembangan Bioteknologi dan Biosains di Indonesia
EmitenNews.com - Kementerian Kesehatan menjajaki kerja sama lebih lanjut dalam pengembangan bioteknologi dan biosains di Indonesia dengan Takeda Science Foundation, Jepang.
"Saya sangat antusias saat mengetahui bahwa Takeda Science Foundation telah memberikan dukungan beasiswa untuk program doktoral dan ilmuwan dalam bidang bioteknologi dan biosains di Indonesia selama 40 tahun, dan ini sangat luar biasa," kata Menteri Kesehatan RI Budi Gunadi Sadikin melalui siaran persnya, Senin (20/2).
Takeda Science Foundation merupakan yayasan pemberi beasiswa asal Jepang untuk para ilmuwan asing dan tenaga medis.
Dukungan terhadap perkembangan bioteknologi dan biosains di Indonesia sudah berlangsung selama 40 tahun dan telah memberi dukungan kepada 173 dokter dan ilmuwan asal Indonesia untuk menimba ilmu di Jepang.
Menkes Budi menyampaikan kerja sama itu sejalan dengan upaya transformasi SDM Kesehatan di Indonesia.
Menkes Budi melihat adanya potensi kerja sama yang luar biasa untuk mendukung kemajuan perkembangan bioteknologi dan biosains di Indonesia.
"Apabila kami bisa menindaklanjuti dan memperluas hubungan kerja sama antara Indonesia dengan Takeda Science Foundation, terutama di bidang bioteknologi dan biosains, ini akan sangat luar biasa," katanya.(*)
Related News
TKDN Industri Hulu Migas Hingga 2025 Setara Rp388 Triliun
Hasil Tajak di Sumur Pengembangan ABB-143 Hasilkan 3.672 BOPD Minyak
IHSG Bertabur ATH, Investor Tunggu Prabowo Buka Perdagangan 2026
Perkembangan Terbaru si Saham Rp1
Saham di Bawah Gocap, Masih Mantap atau Bikin Engap?
Pupuk Indonesia Siap Gelontorkan 9,8 Juta Ton Pupuk Subsidi di 2026





