Meroket 40 Persen, PGN (PGAS) Maret 2024 Tabulasi Laba USD121 Juta
:
0
HIJAU - Pengurus PGN meninjau sosialisasi BBG ramah lingkungan beberapa waktu lalu. FOTO - ISTIMEWA
EmitenNews.com - Perusahaan Gas Negara (PGAS) per 31 Maret 2024 meraup laba bersih USD121,13 juta. Melambung 40 persen dari episode sama tahun lalu senilai USD86,03 juta. Dengan demikian, laba bersih per saham dasar dan dilusian menjadi USD0,005 dari edisi sebelumnya USD0,004.
Lonjakan laba itu, didukung pendapatan USD949,33 juta, naik tipis 1,66 persen dari periode sama tahun lalu USD933,74 juta. Beban pokok pendapatan USD737,55 juta, menciut dari edisi sama tahun sebelumnya USD756,90 juta. Laba kotor tercatat USD211,77 juta, melonjak dari USD176,84 juta.
Pendapatan lain-lain USD5,53 juta, melejit dari USD3,71 juta. Beban umum dan administrasi USD45,19 juta, bengkak dari sebelumnya USD39,26 juta. Beban lain-lain USD3,14 juta, bengkak dari USD2,03 juta. Laba operasi USD168,97 juta, melesat dari posisi sama tahun lalu USD139,26 juta.
Bagian laba dari ventura bersama USD19,97 juta, mengalami koreksi dari USD22,41 juta. Pendapatan keuangan USD15,59 juta, tumbuh dari USD10,80 juta. Laba selisih kurs USD446,31 ribu, anjlok 86 persen dari USD3,22 juta. Beban keuangan USD19,99 juta, terpangkas dari USD27,39 juta.
Laba sebelum pajak penghasilan terkumpul sebesar USD184,98 juta, mengalami peningkatan dari edisi sama tahun lalu USD148,31 juta. Beban pajak penghasilan USD39,57 juta, bengkak dari USD30,18 juta. Laba tahun berjalan terkumpul USD145,41 juta, melesat dari USD118,12 juta.
Ekuitas bersih terkumpul senilai USD3,67 miliar, mengalami peningkatan dari akhir tahun lalu USD3,54 miliar. Total liabilitas USD3,05 miliar, mengalami penyusutan dari akhir 2023 sebesar USD3,05 miliar. Jumlah aset USD6,72 miliar, mengalami pertumbuhan dari akhir tahun sebelumnya USD6,59 miliar. (*)
Related News
Investasi Pribadi Presdir Rudy di Saham ASII, Belanjakan Rp20,2 Miliar
Kawasan Industri Jadi Mesin Pertumbuhan Bisnis Infrastruktur CDIA
Lepas Saham MPRO Senilai Rp474M, Taipan Ini Masih Kuasai 10,46 Persen
Dalam 13 Bulan Terus Lepas Saham, Bobby Gafur Tetap Pengendali OASA
UNTR Bagi Dividen Interim Rp430 per Helai, Pantau Jadwal Cum Dividen
DADA Beri Santunan Dividen, Total Rp2 Miliar, Per Helai Berapa?





