EmitenNews.com - FPT Information System (FPT IS) dan PT Metrodata Electronics Tbk (MTDL) resmi setuju untuk bekerja sama dalam pengembangan solusi digital berdasarkan nota kesepahaman atau Memorandum of Understanding (MoU).
Kerja sama ini bertujuan untuk mengeksplorasi peluang sinergi dalam pengembangan solusi transformasi digital kelas dunia, dengan dukungan solusi cloud, data, dan kecerdasan buatan untuk menghadapi pertumbuhan digital di Indonesia.
Presiden Direktur MTDL, Susanto Djaja, mengatakan bahwa inisiatif ini merupakan langkah penting menuju peningkatan kerjasama bisnis antara kedua negara, terutama dalam pengembangan teknologi digital, terutama di bidang kecerdasan buatan.
"Kolaborasi ini bertujuan untuk mempersiapkan negara ini untuk tidak hanya memanfaatkan teknologi sebagai pengguna, tetapi juga melampaui peran konvensional sebagai pengguna teknologi, mengembangkan kapasitas dalam berkreasi dan berinovasi," kata Susanto dalam keterangan resminya, Selasa (16/1).
Adapun kerja sama akan difokuskan pada pengembangan solusi transformasi digital berbasis teknologi terkini seperti cloud computing, data, dan kecerdasan buatan.
Kolaborasi ini juga berpotensi melibatkan berbagai area, termasuk pengembangan pasar aplikasi dan solusi transformasi digital yang sesuai dengan kebutuhan Indonesia, dengan tujuan transformasi hijau dan percepatan digital.
Inisiatif pendidikan juga akan difokuskan pada pengembangan bakat profesional, terutama dalam bidang data science, machine learning, dan pemrograman kecerdasan buatan.
Kolaborasi ini juga akan mencakup pembentukan platform infrastruktur kecerdasan buatan yang kuat, melibatkan teknologi cloud dan GPU, serta menciptakan model machine learning dan aplikasi kecerdasan buatan inovatif.
Chairman of FPT IS, Tran Dang Hoa, menekankan bahwa kolaborasi ini akan menjadi dasar penting bagi kedua perusahaan untuk mengoptimalkan potensi internal mereka, mengembangkan produk dan layanan teknologi, mencapai status kelas dunia, dan menciptakan pertumbuhan bisnis yang signifikan.
FPT IS, sebagai pengembang terkemuka di Vietnam, memiliki kapasitas dan reputasi yang melibatkan berbagai sektor, termasuk pemerintahan, telekomunikasi, perbankan-keuangan, kesehatan, pendidikan, transportasi, keuangan publik, energi, dengan lebih dari 3.000 pelanggan dan 20 mitra teknologi global.
Related News
PerkuatĀ Ekspansi, RAJA Karungkan Pertumbuhan Laba 20 Persen di 2025
Turun Tipis, SUNI Bukukan Laba di Rp192 Miliar di 2025
Pefindo Tetapkan Peringkat idAA- Prospek Stabil Untuk Bank Mega
SILO Siapkan Akuisisi 14 Saham Properti RS Senilai Rp9 Triliun
Lepas Dari Suspensi, Saham FITT Lanjut Anjlok
Melejit 152 Persen, Emiten HT (BHIT) Bungkus Laba Rp478,54 Miliar





