MGLV Kucurkan Rp4 Triliun Untuk 2 Anak Usaha, Ini Tujuannya
:
0
PT NexAI Digital Infrastruktur Tbk (MGLV).
EmitenNews.com - PT NexAI Digital Infrastruktur Tbk (MGLV) memberikan fasilitas pinjaman pemegang saham dengan total nilai Rp4 triliun kepada dua anak usahanya.
Kedua anak usaha MGLV itu yakni T Nextier Askara Center (NAC) dan PT Nextier GenAi Center (NGC).
Data keterbukaan informasi (5/10) disebutkan bahwa suntikan dana tersebut masing-masing dialokasikan sebesar Rp1,5 triliun untuk NAC dan Rp2,5 triliun untuk NGC.
Fasilitas kredit yang ditandatangani pada 2 Oktober 2026 ini memiliki suku bunga 7% per tahun dengan jangka waktu hingga 31 Desember 2028.
Corporate Secretary MGLV, Putra Harianto Bate’e menuturkan bahwa kucuran pinjaman untuk NAC ditujukan guna mendukung pengembangan fasilitas pusat data (data center) di Kawasan Jababeka, Cikarang.
Sementara itu, pinjaman untuk NGC dialokasikan bagi pembangunan dan pengembangan bisnis pusat data di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Industropolis KITB Batang.
“Selain merupakan Transaksi Material, masing-masing Fasilitas Pinjaman NAC dan Fasilitas Pinjaman NGC merupakan Transaksi Afiliasi yang dilakukan dalam rangka pengembangan fasilitas pusat data oleh masing-masing NAC dan NGC, dimana hal ini ditujukan untuk menunjang kegiatan operasional anak perusahaan Perseroan,” ujar Putra, dikutip Selasa (6/10).
Meski dikategorikan sebagai transaksi material dan afiliasi, perseroan menegaskan bahwa tidak ada dampak negatif atas hal itu.
“Tidak ada dampak material dari kejadian, informasi, atau fakta material atas pemberian Fasilitas Pinjaman NAC dan Fasilitas Pinjaman NGC terhadap hukum dan kelangsungan usaha Perseroan,” tulis Putra.
Related News
Perdana, Direktur ini Gulung Jutaan Saham Grup Bakrie
BSBK Gelontor Dividen 63 Persen Laba, Cum Date 13 Oktober
Lalai Bayar Bagi Hasil Sukuk, WIKA Bakal Jelaskan di RUPSU
Grup Astra (AUTO) Jadwal Dividen 30,4 Persen Laba, Yield Menarik
AMRT Alami Musibah, Tetap Santuni Investor Dividen Rp595,83 Miliar
Hoffmen Cleanindo (KING) Bentuk Anak Usaha Baru, Saham Naik 5,1%





