Mirae Asset Fasilitasi Transaksi Saham Capai Rp573 Triliun per 9 Desember 2022
EmitenNews.com - PT Mirae Asset Sekuritas Indonesia melaporkan nilai transaksi yang difasilitasinya sejak awal tahun hingga 9 Desember 2022 mencapai Rp 573 triliun, atau terbesar di pasar modal Indonesia.
CEO Mirae Asset, Tae Yong Shim menerangkan, nilai transaksi saham juga menjadi yang terbesar pada 2020 dan 2021, sehingga tahun ini besar kemungkinan perusahaan akan menjadi yang terbesar di pasar modal selama 3 tahun berturut-turut.
“Dominasi Mirae Asset juga tercermin dari posisi teratas dari sisi frekuensi dan volume transaksi saham, yaitu 110,03 juta kali dengan volume 13,95 miliar saham,” tutur dia kepada media, Senin (12/12/2022).
Ditambahkan, Mirae Asset memiliki layanan terbaik di bisnis ekuitas, juga menawarkan lebih dari 120 produk reksa dana dari 30 manajer investasi yang telah dikurasi fund analyst sebagai diversifikasi investasi nasabah.
Saat ini, produk yang paling diminati di aplikasi reksa dana NAVI by Mirae Asset adalah reksa dana pendapatan tetap syariah I-Hajj Syariah Fund dan reksa dana pasar uang Insight Money.
“Bisnis penjualan reksa dana itu sejalan dengan izin Agen Penjual Efek Reksa Dana (APERD) yang dimiliki Mirae Asset sejak 2018, di mana Mirae Asset berhasil membukukan nilai penjualan (asset under administration/AUA) Rp 1 triliun dalam periode kurang dari 7 bulan pertama tahun ini,” papar dia.
Selain itu, Mirae Asset juga menawarkan jasa penasihat keuangan dan penggalangan dana di pasar modal melalui IPO dan aksi korporasi lain (advisory & investment banking), jasa perdagangan efek utang atau obligasi (fixed income), dan layanan nasabah ritel premium The Sage Club.
Layanan jasa tersebut didukung penuh oleh inovasi di bidang riset, strategi pemasaran, dan digital media.
Raih predikat sebagai Sekuritas Terbaik 2022.
Related News
Pasar Masuk Fase Distribusi, Mirae Sarankan Cermati Saham Defensif
IHSG Bangkit! Saham Industri dan Konsumer Jadi Motor Penguatan
MAMI Caplok Schroders Indonesia, Dana Kelolaan Gabungan Nyaris Rp180T
Menghijau, IHSG Sesi I (1/4) Melejit 1,45 Persen ke 7.150
Harga Referensi CPO Periode April 2026 Naik, HPE Kakao Turun
Meski Harga Tak Naik, Pertamina Ajak Masyarakat Hemat BBM





