MNC Bank (BABP) Raih Laba Rp41,87M, Defisit Masih Menggunung Rp494M
:
0
MNC Bank atau PT Bank MNC Internasional Tbk (BABP)
EmitenNews.com - PT Bank MNC Internasional Tbk (BABP) atau MNC Bank milik pengusaha Hary Tanoesoedibjo membukukan pertumbuhan kinerja pada semester I-2026. Meski penyaluran kredit naik dua digit dan laba masih positif, Perseroan masih mencatatkan saldo defisit sebesar Rp494,46 miliar.
Hingga 30 Juni 2026, BABP membukukan laba bersih periode berjalan sebesar Rp41,87 miliar dengan laba operasional mencapai Rp48,28 miliar.
Pendapatan bunga juga naik tipis menjadi Rp774,95 miliar, dibandingkan Rp773,37 miliar pada periode yang sama tahun sebelumnya.
Perseroan menyebutkan pertumbuhan tersebut ditopang oleh ekspansi bisnis yang tetap dijalankan secara hati-hati (prudent) serta pengelolaan operasional yang optimal.
Di sisi intermediasi, MNC Bank mencatatkan pertumbuhan kredit sebesar 12,80% menjadi Rp13,10 triliun hingga akhir Juni 2026, dibandingkan posisi akhir 2025 sebesar Rp11,61 triliun.
Peningkatan penyaluran kredit tersebut turut mendorong total aset Perseroan tumbuh 6,95% menjadi Rp21,68 triliun, dari sebelumnya Rp20,27 triliun.
Dari sisi permodalan, ekuitas meningkat menjadi Rp3,79 triliun dibandingkan Rp3,75 triliun pada akhir Desember 2025.
Meski demikian, Perseroan masih membukukan saldo defisit sebesar Rp494,46 miliar. Nilai tersebut memang membaik dibandingkan posisi akhir 2025 yang mencapai Rp536,33 miliar, namun menunjukkan akumulasi defisit BABP masih belum sepenuhnya pulih.
Presiden Direktur MNC Bank, Rita Montagna, mengatakan pencapaian semester pertama tahun ini menunjukkan efektivitas strategi bisnis Perseroan dalam menjaga pertumbuhan secara berkelanjutan.
"Pertumbuhan positif yang kami raih pada semester pertama tahun 2026 ini merupakan bukti nyata dari efektivitas strategi bisnis serta dedikasi kami dalam menjaga kepercayaan nasabah," ujar Rita dalam keterangan tertulis, Kamis (6/8/2026).
Related News
Perkuat Aset Inti dan Akuisisi, TPIA Gelontorkan Investasi Jumbo
Ada Transaksi Jual-Beli Saham di KDTN, Dari 35,93% Jadi Segini
Deretan Kinerja Emiten BUMN yang Konsisten Rugi dan yang Turnaround
CBRE Ungkap Rencana PMHMETD Masih Berlanjut, Semester I Kemas Rugi
OKAS Kantongi Dua Kontrak Tambang, Totalnya Senilai USD60 Juta
Reli Emas 2 Hari Terakhir Sundul Kenaikan Saham HRTA–ARCI Cs Hari Ini





