Naik 14 Persen, WSBP Catat NKB Rp3,9 Triliun Hingga Semester I-2022

EmitenNews.com—PT Waskita Beton Precast Tbk (WSBP) mencatatkan kenaikan perolehan Nilai Kontrak Baru (NKB) pada semester I 2022 sebesar 14% atau setara Rp665 miliar jika dibandingkan periode yang sama di tahun 2021. Sehingga nilai kontrak yang diperoleh perseroan sebesar Rp3,9 triliun.
"Kami terus berupaya sehingga dapat mencapai target Nilai Kontrak Baru hingga akhir tahun 2022," ungkap Sugiharto, Director of Operations WSBP dalam keterangannya, Selasa (16/8).
Beberapa proyek besar yang diperoleh WSBP hingga Semester I 2022 didominasi dari kontrak internal Waskita Grup sebesar 86%. Antara lain proyek jalan Tol Kayu Agung-Palembang-Betung, Tol Cibitung-Cilincing, Tol Ciawi-Sukabumi Seksi 2, Proyek Revertment & Retaining Wall di Dermaga Benoa, dan proyek lainnya.
Sedangkan perolehan dari pasar eksternal sebesar 14% antara lain proyek pembangunan Jalan Tol Semarang - Demak Paket 2, Proyek Pembangunan Polder Kamal, Proyek Indonesia Line Project, Battery Cell JV Project in Indonesia Project Karawang, proyek pembangunan SUTT 150KV Selaru Sebuku Kalimantan Selatan, proyek pengendalian Banjir dan Rob Sungai Loji Pekalongan, dan proyek lainnya.
Dengan perolehan nilai kontrak tersebut, tercatat total segmentasi NKB (internal dan eksternal) sebesar 86% berasal dari BUMN /BUMD dan 14% dari pihak swasta. Sementara itu dari sisi produk, segmentasi NKB ialah 54% berasal dari produk precast, 4% dari readymix, 40% jasa konstruksi, dan sisanya berasal dari sewa alat dan quarry.
"Kami memiliki sumber daya yang mumpuni di mana WSBP memiliki 9 plant, 31 batching plant, dan 1 quarry yang tersebar di wilayah Indonesia," tambah Sugiharto.
Adanya dukungan sumber daya manusia yang berkompeten dan teknologi informasi menjadi faktor WSBP untuk mencapai target nilai kontrak baru di tahun ini. Tentunya WSBP juga memiliki strategi untuk mencapai target NKB melalui perolehan proyek internal Waskita Grup dan meningkatkan pasar eksternal baik dari Pemerintah, BUMN /BUMD, dan swasta.
"Pada semester II/2022 ini kami akan membidik beberapa proyek besar yang diharapkan dapat menaikkan kinerja perusahaan seperti proyek jalan tol, jembatan, gedung, dan proyek lainnya," ujar Sugiharto.
Ke depannya WSBP memiliki target untuk terus meningkatkan perolehan dari pasar retail. Tahun 2022 pihaknya optimis dapat terus meningkatkan hingga naik 2x lipat. Hal ini sejalan dengan strategi perusahaan untuk meningkatkan dan ekspansi ke pasar eksternal baik di dalam maupun luar negeri.
Related News

CMNP Mau Borong 10 Persen Saham di Pasar, Ini Alasannya

BRI Raih 2 Penghargaan The Asset Triple A atas Konsistensi ESG

Laba Tumbuh Moderat, 2024 Pendapatan BELL Sentuh Rp585 Miliar

Pendapatan Drop, DILD 2024 Tabulasi Laba Rp174,76 MiliarĀ

Melambung 295 Persen, WIFI 2024 Gulung Laba Rp231 Miliar

Laba dan Pendapatan Tumbuh, Ini Kinerja GOLF 2024