EmitenNews.com - Bursa Efek Indonesia (BEI) membuntuti gerak saham PT Mulia Industrindo (MLIA), PT Keramika Indonesia Asosiasi (KIAS), dan PT Berkah Beton Sadaya (BEBS). Tiga saham itu, ada indikasi pola transaksi tidak beres. Terjadi peningkatan harga saham dan aktivitas efek di luar kebiasaan.
Harga saham Mulia per 10 Maret 2021 di kisaran Rp670 dan penutupan Kamis (18/3) masih Rp655. Lalu, Keramik per 12 Maret 2021 masih Rp50 per lembar, pada penutupan Kamis (18/3), naik 82 persen ke Rp91 per saham. Selanjutnya, saham Berkah sejak awal IPO dengan harga Rp135 per lembar, telah melonjak 251,11 persen ke angka Rp474 per lembar dalam 6 hari bursa pada penutupan Kamis (18/3). ”Bursa tengah mencermati perkembangan pola transaksi saham ini,” tutur Lidia M Panjaitan, Kepala Divisi Pengawasan Transaksi BEI, di Jakarta, Jumat (19/3).
Selanjutnya, bursa mengimbau investor memperhatikan jawaban ketiga emiten atas permintaan konfirmasi. Selain itu, investor juga disarankan mencermati kinerja perusahaan dalam setiap keterbukaan informasi. ”BEI menyarankan investor mempertimbangkan berbagai kemungkinan sebelum melakukan investasi,” imbaunya. (Rizki)
Related News
Emiten Nikel Grup Harita (NCKL) Ungkap Aksi Baru!
TOSK Serok Aset Rp67,2M Milik Dirut, Setara 41,8 Persen Ekuitas
Efisiensi & Lepas Lawson, Laba MIDI Terbang 62,43 Persen Jadi Rp772,5M
Ini 5 Masjid Ikonik Garapan WSKT, Siap Tampung 200.000 Jemaah Salat Id
BREN Catat Laba Bersih Meningkat 6,5 Persen di Sepanjang 2025
Akhiri 2025, Laba Grup Djarum (TOWR) Tembus Rp3,67 Triliun





