OCBC Perluas Layanan Finansial Lewat Akuisisi Wealth Management HSBC
:
0
PT Bank OCBC NISP Tbk (NISP)
EmitenNews.com - PT Bank OCBC NISP Tbk (NISP) atau OCBC terus memperkuat bisnis wealth management di Indonesia seiring meningkatnya kebutuhan layanan finansial yang lebih personal dan terintegrasi. Salah satu langkah strategis yang ditempuh adalah melalui akuisisi bisnis International Wealth and Premier Banking (IWPB) milik HSBC di Indonesia.
Langkah tersebut dinilai menjadi bagian penting strategi ekspansi OCBC untuk memperluas kapabilitas layanan wealth management sekaligus memperkuat posisi di pasar perbankan Indonesia.
IWPB Indonesia milik HSBC sendiri melayani segmen nasabah ritel dan wealth dengan berbagai layanan mulai dari simpanan, produk investasi seperti obligasi, reksa dana dan asuransi, kartu kredit hingga pinjaman ritel.
CEO OCBC Group, Tan Teck Long menyebut akuisisi tersebut selaras dengan strategi “the next frontier” OCBC Group dalam memperkuat penetrasi pasar di Asia Tenggara, khususnya Indonesia yang menjadi salah satu pasar pertumbuhan utama.
“Akuisisi IWPB Indonesia milik HSBC sangat sesuai dengan strategi the next frontier dari OCBC. Akuisisi ini mengikuti keberhasilan integrasi OCBC Indonesia dengan PT Bank Commonwealth Indonesia pada tahun 2024,” ujar Tan Teck Long dalam keterangan resmi, .
Presiden Direktur OCBC Indonesia, Parwati Surjaudaja mengatakan pengalaman panjang OCBC di Indonesia menjadi kekuatan penting dalam memperluas bisnis wealth management di tengah meningkatnya kebutuhan nasabah terhadap layanan finansial yang lebih komprehensif.
“Kombinasi dari nilai lokal yang didapatkan OCBC Indonesia dari melayani nasabah selama lebih dari delapan dekade, digabungkan dengan kapabilitas regional yang dimiliki OCBC Group menjadi modal penting untuk memperkuat layanan wealth management di Indonesia,” ujar Parwati.
Menurutnya, kebutuhan wealth management kini tidak lagi hanya terbatas pada segmen affluent, tetapi mulai berkembang lebih luas ke berbagai segmen nasabah yang membutuhkan solusi pengelolaan aset dan perencanaan keuangan jangka panjang.
Related News
Saham AS Rebound Tipis, Pasar Intip Akuisisi AMD USD8,2 M
AS-Iran Alot, Harga Minyak Brent Mendekati USD106
Bisnis Layanan GUCD Perta Arun Gas Diminati Kapal LNG Global
Emas Dunia Turun Ke USD4.261, Antam Melorot Rp16.000 per Gram
Yield Obligasi AS Sentuh Level 2007, Pasar Antisipasi Suku Bunga Fed
Dolar Perkasa di 101,1, Tekan Rupiah dan Pasar Asia





