OJK Restui Francis Lay Jadi Petinggi Emiten Boy Thohir & Jerry Ng
Kantor usaha milik BFIN.
EmitenNews.com - PT BFI Finance Indonesia Tbk (BFIN), emiten pembiayaan yang dimiliki Boy Thohir dan Jerry Ng, resmi mengangkat Francis Lay Sioe Ho sebagai Presiden Komisaris baru. Keputusan ini menyusul turunnya restu dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK).
Corporate Secretary BFI Finance, Budi Darwan Munthe, menjelaskan bahwa pada 27 Agustus 2025 perseroan telah menerima Surat Keputusan Dewan Komisioner OJK No. KEP-236/PL.02/2025 tanggal 22 Agustus 2025. Surat tersebut menetapkan hasil penilaian kemampuan dan kepatutan yang menyetujui Francis Lay Sioe Ho menjabat sebagai Presiden Komisaris BFI Finance.
" Penetapan ini sejalan dengan keputusan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) BFI Finance pada 30 Januari 2025. Dalam rapat tersebut, pemegang saham menyetujui pengangkatan Francis Lay Sioe Ho menggantikan Kusmayanto Kadiman sebagai Presiden Komisaris perseroan," tulis Budi dalam keterangannya Kamis (28/7).
Masa jabatan akan berlaku efektif maksimal enam bulan sejak penutupan RUPSLB Januari lalu, setelah memperoleh persetujuan regulator, hingga ditutupnya RUPS Tahunan ketiga setelah tahun 2025.
Dengan persetujuan ini, masa jabatan Kusmayanto Kadiman secara resmi berakhir setelah Francis Lay Sioe Ho efektif menjabat. Perseroan juga diwajibkan melakukan penyesuaian dokumen perusahaan sesuai ketentuan yang berlaku.
“Dengan disahkannya Bapak Francis Lay Sioe Ho sebagai Presiden Komisaris, beliau berwenang bertindak untuk dan atas nama perseroan baik di dalam maupun di luar pengadilan, sesuai Anggaran Dasar BFI Finance,” ujar Budi Darwan Munthe.
Perlu diketahui Francis Lay Sioe Ho sebelumnya menjabat sebagai Presiden Direktur BFI Finance Indonesia. Francis Lay Sioe Ho. Francis melepas jabatannya sebagai Presiden Direktur sesuia keputsan RUPSLB BFIN pada 30 Januari 2025.
Related News
Emiten Nikel Grup Harita (NCKL) Ungkap Aksi Baru!
TOSK Serok Aset Rp67,2M Milik Dirut, Setara 41,8 Persen Ekuitas
Efisiensi & Lepas Lawson, Laba MIDI Terbang 62,43 Persen Jadi Rp772,5M
Ini 5 Masjid Ikonik Garapan WSKT, Siap Tampung 200.000 Jemaah Salat Id
BREN Catat Laba Bersih Meningkat 6,5 Persen di Sepanjang 2025
Akhiri 2025, Laba Grup Djarum (TOWR) Tembus Rp3,67 Triliun





