Pagi Ini Autopedia Sukses Lestari (ASCL) Listing, ARA atau ARB?
:
0
EmitenNews.com - PT Autopedia Sukses Lestari (ASCL) bakal mengawali debut perdana di lintasan pasar modal indonesia pagi ini, Selasa (25/1). Emiten Adi Sarana Armada Group itu, akan mencatatkan 12,74 miliar lembar dengan nominal Rp16 per saham.
Saham sebanyak itu, terdiri dari saham pendiri 10,19 miliar lembar, dan penawaran umum saham 2,54 miliar lembar. Nah, dengan banderol saham perdana Rp256 per lembar, Autopedia mengantongi dana taktis Rp652,61 miliar.
Saham perdana Autopedia akan nangkring di papan pengembangan. Setiap perolehan saham pada harga lebih rendah dari harga penawaran, dan terjadi dalam jangka waktu 6 bulan sebelum pernyataan pendaftaran, dilarang dialihkan sebagian atau seluruh kepemilikan sampai 8 bulan setelah pernyataan pendaftaran menjadi efektif.
Dengan begitu, saham milik Adi Sarana Armada 9.891.216.695 saham, Prodjo Sunarjanto Sekar Pantjawati 101.955.695 saham, Jany Candra 101.955.695 saham, dan Hindra Tanujaya 101.955.695 saham selaku pemegang saham Autopedia, telah memahami, dan menyatakan dalam tempo 8 bulan, tidak akan mengalihkan baik sebagian maupun seluruh saham di perseroan.
Selanjutnya, sekitar 64,71 persen dana hasil IPO untuk modal kerja sehubungan dengan usaha baru perseroan yang mulai beroperasi sejak 3 Januari 2022 seperti usaha jual beli kendaraan bekas secara online maupun offline. Lalu, sisa 35,28 persen untuk pelunasan seluruh pinjaman kepada Adi Sarana Armada dengan nilai pokok Rp225 miliar.
Pada hajatan itu, Autopedia dibantu PT Ciptadana Sekuritas Asia, dan PT Trimegah Sekuritas Indonesia. Keduanya, bertindak sebagai penjamin pelaksana emisi efek. (*)
Related News
Deretan Top Gainers di Tengah IHSG yang Merah, Apa Saja?
Komisaris Multitrend Indo (BABY) Borong 2,17 Juta Saham, Ini Sosoknya
Kinerja Memburuk, Tiga Pentolan Ini Lepas Jutaan Saham BYAN
Ironi Anggota Lawas MSCI, EXCL Berbalik Rugi 286 Persen Kuartal I 2026
Bali United Ternyata Ada Sahamnya, Kodenya BOLA
Pantau Saham dengan Dividend Yield Jumbo Mei 2026, Nyampe 20 Persen





