Pandemi Covid-19, Kemarin 20 Provinsi Laporkan Nihil Kasus Kematian
:
0
EmitenNews.com - Ini tanda-tanda pandemi Covid-19 di Indonesia mulai melandai. Angka kematian pasien infeksi virus Corona penyebab coronavirus disease 2019 (Covid-19) di Indonesia terus menurun. Dari 44 kasus kematian pasien Covid-19, Sabtu (16/10/2021), sejumlah 20 provinsi melaporkan nihil angka kematian pasien Covid-19. Dengan tambahan itu, total pasien Covid-19 meninggal di Indonesia menjadi 142.939 orang, kemarin.
Provinsi yang tidak melaporkan angka kematian Covid-19 itu, Sabtu itu, Kalimantan Barat, Kalimantan Timur, Sumatera Utara, Nusa Tenggara Timur, Kalimantan Utara, Sulawesi Selatan, Aceh, Daerah Istimewa Yogyakarta, Banten. Kemudian, Nusa Tenggara Barat, Kalimantan Selatan, Sulawesi Utara, Sumatera Barat. Lalu, Sumatera Selatan, Sulawesi Tenggara, Jambi, Gorontalo, Sulawesi Barat, Papua Barat dan Maluku.
Sedangkan pasien positif di Indonesia, kemarin, bertambah 997 orang. Terbanyak di DKI Jakarta yakni 154 orang. Total pasien positif menjadi 4.234.011 orang, terhitung sejak Presiden Joko Widodo mengumumkan kasus Covid-19, Senin (2/3/2020), yang menimpa pasangan ibu dan anak, warga Kota Depok, Jawa Barat.
Sementara itu pasien sembuh bertambah 1.525 orang, dengan jumlah terbanyak juga di DKI Jakarta 217 orang. Total pasien yang tidak lagi menderita infeksi virus SARS-CoV-2, kemarin, berjumlah 4.072.332 orang.
Apa pun, mari terus menegakkan protokol kesehatan secara ketat. Taatilah imbauan 3M: memakai masker, mencuci tangan, dan menjaga jarak. Ini penting, untuk memutus mata rantai pandemi Covid-19, yang telah melanda negeri kita sejak Senin (2/3/2020). Setelah itu kita berharap virus yang awalnya dikabarkan berasal dari Wuhan, Hubei, China itu, enyah dari Tanah Air. Dengan begitu kita semua bisa kembali hidup normal. ***
Related News
Emiten BDMN Siap Berganti Nama Jadi Bank MUFG Danamon
Kasus ATR/BPN, KPK Jadwalkan Pemeriksaan Nusron Wahid Pekan Ini
Ruwatan Trunojoyo: Mutasi 19 Kapolda Amankan Investasi Rp 13.000 T
Kasus Korupsi Iklan Bank BJB, KPK Telusuri Aset Ridwan Kamil
Apresiasi Untuk Olah Sampah Berbasis Biodigester di Rusunawa Rorotan
Ancaman Rp360 T Dari Kisruh Investasi di Jatiluhur





