Pandemi Covid-19 Makin Melandai, Indonesia Catat 455 Kasus Baru Hari Ini
:
0
Covid-19 kematian pasien. Dok. Medcom.id.
EmitenNews.com - Pandemi Covid-19 semakin melandai. Indonesia mencatat 455 kasus baru infeksi virus Corona, atau coronavirus disease 2019 (Covid-19), hari ini, Sabtu (7/1/2023). Tambahan baru ini, lebih kecil jika dibandingkan kasus baru kemarin, Jumat (6/1/2023), yang mencapai 519 kasus. Meski begitu kewaspadaan tidak boleh kendor, teruslah menerapkan protokol kesehatan.
Pemerintah melalui Satuan Tugas Penanganan Covid-19, mengumumkan data terbaru pandemi Covid-19 itu, sesuai informasi yang dirangkum dalam 24 jam terakhir, mulai Jumat (6/1/2023) siang hingga Sabtu (7/1/2023), pukul 12.00 WIB. Masyarakat bisa mengakses data tersebut melalui laman https://covid19.go.id/, atau situs resmi Kementerian Kesehatan, kemkes.go.id, yang setiap sore diperbarui.
Alhasil dengan tambahan kasus positif sebanyak 455 orang, maka total kasus infeksi virus Corona di Tanah Air menjadi 6.723.201 penderita.
Jumlah itu terhitung sejak Presiden Joko Widodo mengumumkan adanya penderita infeksi virus yang awalnya dikabarkan berasal dari Wuhan, Hubei, China itu, di Indonesia, Senin (2/3/2020). Kasus perdana ini, menimpa pasangan ibu dan anak perempuannya, warga Kota Depok, Jawa Barat.
Asal tahu saja, sejak kasus pertama tersebut, jumlah penderita infeksi virus SARS-CoV-2 di Tanah Air terus bertambah, sampai hari ini. Pandemi Covid-19 bahkan sudah menjadi momok menakutkan, seperti yang juga terjadi di berbagai belahan dunia lainnya.
Hari ini pemerintah tercatat memeriksa sebanyak 29.162 spesimen dari seluruh Indonesia, sedangkan jumlah suspek sebanyak 1.616 orang.
Seiring dengan itu terdapat kasus sembuh sebanyak 680, lalu 6 pasien COVID-19 meninggal dunia.
Satgas Penanganan Covid-19 juga mencatat terdapat 8.846 kasus aktif Covid-19. Kasus aktif adalah jumlah pasien infeksi virus Corona yang sedang menjalani perawatan di rumah sakit, atau berikhtiar sembuh dengan isolasi mandiri.
Jadi, mari terus menegakkan protokol kesehatan secara ketat. Ini penting, untuk memutus mata rantai pandemi Covid-19, yang telah melanda negeri kita sejak Senin, 2 Maret 2020, saat kasus perdana diumumkan Presiden Jokowi.
Setelah itu kita berharap virus SARS-CoV-2 ini, enyah dari Tanah Air. Dengan begitu kita semua bisa kembali hidup normal seperti ketika pandemi Covid-19 belum melanda Negeri tercinta ini. ***
Related News
Silmy Karim Didakwa Peras Penjamin WNA Rp168,92M, JPU Bongkar Modusnya
Kata Pandu Sjahrir Soal Polemik Supra Sekuritas
Kasus Suap HGB Summarecon Agung, MAKI Desak KPK Jemput Paksa Nusron
KPK Usul Aset Pejabat yang tidak Dilaporkan ke LHKPN Bisa Disita
Indonesia Pangkas Ekspor Gas ke Singapura, PM Wong Ingatkan Ini
Pertamina Jamin Pasokan BBM Memadai di Tiap Daerah, Ini yang Dilakukan





