EmitenNews.com -Di tengah berbagai tantangan sosial dan kemanusiaan yang dihadapi masyarakat di sejumlah wilayah Indonesia, kolaborasi antara sektor swasta, komunitas, dan organisasi sosial memiliki peran penting dalam memastikan dukungan dapat menjangkau masyarakat yang membutuhkan.

Sebagai bagian dari komitmennya untuk tumbuh bersama masyarakat Indonesia, Upbit Indonesia menjalankan dua kegiatan tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) di Flores, Nusa Tenggara Timur, dan Medan, Sumatera Utara. Kedua kegiatan tersebut memiliki fokus yang berbeda, mulai dari dukungan kemanusiaan dan pemulihan pascabencana hingga penyediaan ruang belajar serta edukasi keselamatan bagi anak-anak.

Resna Raniadi, CEO Upbit Indonesia, mengatakan bahwa kontribusi perusahaan di Indonesia tidak hanya diwujudkan melalui edukasi dan pengembangan ekosistem aset digital, tetapi juga melalui keterlibatan dalam berbagai kegiatan sosial yang relevan dengan kebutuhan masyarakat.

“Bagi kami, tumbuh di Indonesia juga berarti tumbuh bersama masyarakat Indonesia. Upbit ingin berkontribusi tidak hanya melalui edukasi aset digital, tetapi juga melalui kepedulian sosial dan kemanusiaan yang relevan dengan kebutuhan masyarakat,” ujar Resna.

Mendukung Pemulihan Penyintas Gempa di Flores

Pada 5 September 2026, Upbit Indonesia berkolaborasi dengan Yayasan Andaru Selaras (YAS) untuk memberikan dukungan kepada masyarakat terdampak gempa di Flores serta membantu penyaluran bantuan kepada kelompok yang membutuhkan.

Salah satu wilayah yang menjadi perhatian adalah Kabupaten Manggarai, di mana sekitar 47.840 warga mengungsi dan 17.108 rumah dilaporkan mengalami kerusakan. Di sejumlah titik pengungsian, masyarakat masih menghadapi keterbatasan akses terhadap air bersih, fasilitas sanitasi, penerangan, perlengkapan tidur, serta kebutuhan khusus bagi perempuan, bayi, dan keluarga.

Melalui kolaborasi tersebut, bantuan disalurkan dalam bentuk berbagai kebutuhan dasar, antara lain selimut, matras, terpal, hygiene kit, dignity kit, baby kit, dukungan penyediaan air bersih, serta paket pangan keluarga.

Selain pemenuhan kebutuhan dasar, aspek pemulihan psikososial juga menjadi bagian dari kegiatan. Upbit Indonesia bersama Yayasan Andaru Selaras menghadirkan sesi Tension & Trauma Release Exercises (TRE) yang dipandu oleh fasilitator bersertifikat bagi penyintas, relawan, serta petugas yang terlibat langsung dalam penanganan bencana.

“Pemulihan pascabencana tidak hanya berkaitan dengan pemenuhan kebutuhan fisik. Dukungan psikososial juga memiliki peran penting untuk membantu penyintas maupun relawan melalui proses pemulihan, membangun kembali rasa aman, dan secara bertahap kembali menjalani aktivitas sehari-hari,” jelas Resna.