Pefindo Beri Peringkat BRPT di Level Single A Plus, Ini Alasannya
:
0
Salah satu pabrik milik PT Barito Pasific (BRPT)
EmitenNews.com - PT Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo) memutuskan untuk menetapkan peringkat PT Barito Pacific Tbk (BRPT) di level idA+ (Single A Plus), dengan prospek perusahaan di posisi Stabil.
Berdasarkan hasil analisis yang dilakukan oleh dua analis Pefindo, Ayuningtyas Nur Paramitasari dan Kresna Piet Wiryawan, penetapan peringkat idA+ dengan prospek Stabil tersebut menunjukkan bahwa BRPT memiliki komitmen keuangan jangka panjang yang kuat.
"Obligor dengan peringkat idA memiliki kemampuan yang kuat dibandingkan obligor Indonesia lainnya untuk memenuhi komitmen keuangan jangka panjangnya," tulis Direktur Utama Pefindo, Irmawati dalam laporan pemeringkatan yang dirilis di Jakarta, 11 November 2024.
Penetapan peringkat BRPT tersebut didasari data dan informasi perseroan, serta laporan keuangan (unaudited) per 30 September 2024 dan per 31 Desember 2023. Peringkat BRPT di level idA+ dengan prospek Stabil ini berlaku selama kurun 8 November 2024 hingga 30 September 2025.
"Tanda tambah (+) menunjukkan bahwa peringkat yang diberikan relatif kuat dan di atas rata-rata kategori yang bersangkutan,” ungkap Irmawati.
Selain peringkat idA+ yang diberikan untuk BRPT sebagai perusahaan, Pefindo juga menetapkan peringkat yang sama pada sejumlah Efek utang yang diterbitkan perseroan, yakni Obligasi Berkelanjutan I Tahap II Seri B Tahun 2020, Tahap III Seri C Tahun 2020 dan Obligasi Berkelanjutan II Tahap I Seri B Tahun 2021, Tahap II Seri A, Seri B dan Seri C Tahun 2022.Selanjutnya, Obligasi Berkelanjutan III Tahap I Seri A, Seri B dan Seri C Tahun 2023 dan Tahap II Seri A dan Seri B Tahun 2023, serta Tahap III Seri A dan Seri B Tahun 2024 yang diterbitkan PT Barito Pacific Tbk senilai Rp4,24 triliun untuk periode 8 November 2024 hingga 1 November 2025.
Lebih lanjut Irmawati dalam laporannya menyebutkan bahwa Pefindo juga menyematkan peringkat idA+ pada Obligasi Berkelanjutan I Tahap I-2019 Seri B yang diterbitkan BRPT senilai Rp271 miliar untuk periode 8 November 2024 sampai 19 Desember 2024.
Related News
Investasi Pribadi Presdir Rudy di Saham ASII, Belanjakan Rp20,2 Miliar
Kawasan Industri Jadi Mesin Pertumbuhan Bisnis Infrastruktur CDIA
Lepas Saham MPRO Senilai Rp474M, Taipan Ini Masih Kuasai 10,46 Persen
Dalam 13 Bulan Terus Lepas Saham, Bobby Gafur Tetap Pengendali OASA
UNTR Bagi Dividen Interim Rp430 per Helai, Pantau Jadwal Cum Dividen
DADA Beri Santunan Dividen, Total Rp2 Miliar, Per Helai Berapa?





