Pefindo Soroti Risiko Tekanan Peringkat Bank Danamon (BDMN)
:
0
Logo usaha Pefindo
EmitenNews.com - PT Pemeringkat Efek Indonesia (PEFINDO) menetapkan peringkat idAAA dengan prospek stabil untuk PT Bank Danamon Indonesia Tbk. (BDMN). Ini merupakan peringkat tertinggi yang mencerminkan kualitas kredit prima dan kemampuan luar biasa untuk memenuhi kewajiban finansial jangka panjang.
Penilaian ini terutama dipengaruhi oleh tingkat kemungkinan yang sangat kuat akan adanya dukungan dari MUFG Bank Ltd, yang saat ini menjadi pemegang saham mayoritas Bank Danamon dengan kepemilikan sebesar 92,5% per akhir Desember 2024.
PEFINDO juga mencatat bahwa meski profil kredit individu (stand-alone credit profile) Bank Danamon menunjukkan permodalan yang sangat kuat dan posisi pasar yang kokoh, bank tetap menghadapi tantangan berupa persaingan ketat di industri perbankan nasional.
Risiko dan Sinyal Penurunan
Meski saat ini peringkat berada di level tertinggi, PEFINDO menyebutkan bahwa peringkat bisa saja diturunkan jika terjadi penurunan signifikan dalam bentuk dukungan dari MUFG. Sinyal tersebut bisa muncul dari pengurangan porsi kepemilikan ataupun kontrol MUFG terhadap Bank Danamon.
Selain itu, tekanan peringkat juga mungkin muncul jika kinerja keuangan atau profil bisnis Bank Danamon memburuk secara drastis, tanpa adanya dukungan yang jelas dari MUFG.
Bank Danamon merupakan bank komersial yang memiliki portofolio layanan luas, mulai dari segmen mass-market melalui anak usahanya PT Adira Dinamika Multi Finance Tbk (Adira Finance) yang juga memiliki peringkat idAAA/stabil, hingga segmen UKM, konsumer, komersial, dan korporasi (Enterprise Banking).
Dengan dukungan kuat dari MUFG, salah satu institusi keuangan terbesar di Jepang, serta struktur permodalan yang solid, Bank Danamon terus memperkuat eksistensinya di tengah persaingan perbankan nasional yang dinamis.
Related News
Investasi Pribadi Presdir Rudy di Saham ASII, Belanjakan Rp20,2 Miliar
Kawasan Industri Jadi Mesin Pertumbuhan Bisnis Infrastruktur CDIA
Lepas Saham MPRO Senilai Rp474M, Taipan Ini Masih Kuasai 10,46 Persen
Dalam 13 Bulan Terus Lepas Saham, Bobby Gafur Tetap Pengendali OASA
UNTR Bagi Dividen Interim Rp430 per Helai, Pantau Jadwal Cum Dividen
DADA Beri Santunan Dividen, Total Rp2 Miliar, Per Helai Berapa?





