Pendapatan Turun, Metrodata Electronics (MTDL) Catat Laba Naik 2,2 Persen di 2020
:
0
EmitenNews.com - Perusahaan perangkat keras dan peralatan tekhnologi, PT Metrodata Electronics Tbk (MTDL) sepanjang 2020 menagntongi laba bersih sebesar Rp364,93 miliar, tumbuh 2,2 persen dibanding akhir tahun 2019, yang mencatatkan laba bersih sebesar Rp357,07 miliar.
Berdasarkan laporan keuangan telah audit MTDL pada laman BEI, Jumat (9/4/2021). Padahal, pendapatan bersih tahun 2020 tercatat sebesar Rp14,021 triliun atau turun 6,9 persen dibanding tahun 2019, yang tercatat sebesar Rp15,069 triliun.
Tapi beban pokok pendapatan tertera sebesar Rp12,794 triliun atau turun 7,7 persen dibanding tahun 2019 sebesar Rp13,86 triliun. Sehingga laba kotor terbilang Rp1,226 triliun, atau tumbuh 1,4 persen dibanding tahun 2019 sebesar Rp1,208 triliun.
Menarik beban pajak penghasilan tertulis Rp161,65 miliar atau turun 11,04 persen dibanding tahun 2019 sebesar Rp181,84 miliar.
Sehingga, laba per saham dasar tumbuh menjadi Rp149, dibandingkan akhir tahun 2019, yang membukukan laba per saham senilai Rp145.
Sedangkan untu aset perseroan, per 31 Desember 2020 tercatat sebesar Rp5,866 triliun, atau tumbuh 4,28 persen dibanding akhir tahun 2019, yang tecatat sebesar Rp5,625 triliun.
Pertumbuhan aset iotu, dikontribusikan oleh ekuitas yang tercatat sebesar Rp3,415 triliun atau tumbuh 12,26 persen dibanding akhir tahun 2019, yang tercatat sebesar Rp3,042triliun dan liabilitas sebesar Rp2,45 triliun, atau turun 5,03 persen dibanding akhir tahun 2019, yang tercatat sebesar Rp2,58 triliun.
Sementara untuk posisi keuangan emiten yang juga sangat perlu dicermati adalah, posisi arus kas diperoleh dari aktivitas operasi MTDL tercatat sebesar Rp1,328 triliun, atau melonjak 694,25 persen dibanding akhir tahun 2020, yang tercatat sebesar Rp174,53 miliar. (Rizki)
Related News
Deretan Top Gainers di Tengah IHSG yang Merah, Apa Saja?
Komisaris Multitrend Indo (BABY) Borong 2,17 Juta Saham, Ini Sosoknya
Kinerja Memburuk, Tiga Pentolan Ini Lepas Jutaan Saham BYAN
Ironi Anggota Lawas MSCI, EXCL Berbalik Rugi 286 Persen Kuartal I 2026
Bali United Ternyata Ada Sahamnya, Kodenya BOLA
Pantau Saham dengan Dividend Yield Jumbo Mei 2026, Nyampe 20 Persen





