Pengalaman Unik, Asthara Skyfront City Hadirkan Show Unit Terbaru
:
0
kiri-kanan: Fresco Prasetya Head of sales and marketing Asthara Skyfront City, Supardi Ang CEO Asthara Skyfront City, dan Aruna Hidayat Head of Residential Asthara Skyfront City. Foto - Dok Asthara
EmitenNews.com - Asthara Skyfront City kembali memperkuat komitmen dalam menghadirkan hunian berkualitas. Itu ditunjukkan dengan merampungkan pembangunan show unit terbaru Allurea Type E, tipe hunian berukuran 7 x 10 meter berlokasi di Cluster Allurea Extension, Super Cluster The Floritz, Asthara Skyfront City.
Perampungan dua unit show unit Allurea Type E itu, menandai langkah lanjutan Asthara Skyfront City dalam memberi gambaran nyata kepada calon konsumen mengenai kualitas hunian, tata ruang, dan potensi penataan interior dapat menjadi referensi dalam memilih rumah sesuai kebutuhan keluarga.
Sebelumnya, pada 2025, Asthara Skyfront City telah memperkenalkan empat tipe hunian Allurea. Yaitu Type A berukuran 6 x 10 meter, Type B berukuran 6 x 12 meter, Type C berukuran 8 x 12 meter, dan Type D berukuran 8 x 16 meter. Keempat tipe itu, dilengkapi dengan show unit berlokasi di Marketing Gallery Asthara Skyfront City.
Allurea Type E kali pertama kali diluncurkan pada akhir 2025. Setelah melalui proses pembangunan, show unit tipe terbaru itu, berhasil diselesaikan pada Oktober 2026, dan kini melengkapi rangkaian pilihan hunian ditawarkan di kawasan Super Cluster The Floritz, khususnya Cluster Allurea Extension.
Supardi Ang, CEO Asthara Skyfront City, menyampaika penyelesaian show unit Allurea Type E merupakan bagian dari strategi perusahaan untuk memberi pengalaman lebih menyeluruh kepada calon konsumen dalam mengenal produk hunian. “Kami ingin memberi kesempatan kepada calon konsumen untuk melihat, dan merasakan secara langsung kualitas hunian Allurea Type E, sekaligus mendapat gambaran mengenai potensi pengembangan ruang sesuai kebutuhan masing-masing keluarga,” tegas Supardi Ang.
Oleh karena itu, pihaknya debut Supardi Ang menghadirkan dua show unit dengan pendekatan berbeda. Satu unit dilengkapi desain interior sebagai inspirasi penataan hunian, sementara unit lainnya menampilkan konsep show unit handover untuk memberikan gambaran kondisi rumah pada saat serah terima. ”Dengan demikian, calon konsumen dapat memperoleh referensi lebih komprehensif sebelum menentukan pilihan hunian mereka,” urai Supardi Ang.
Kehadiran kedua show unit itu, memberi kesempatan bagi calon konsumen untuk mengeksplorasi tata ruang Allurea Type E secara langsung, baik sebagai inspirasi dalam merancang interior hunian maupun untuk memahami kondisi rumah saat serah terima. Dengan begitu, calon pembeli dapat memperoleh gambaran lebih komprehensif mengenai karakteristik hunian, merencanakan penataan ruang sesuai kebutuhan, dan preferensi masing-masing keluarga.
Berada dalam Cluster Allurea Extension, kedua unit juga berdampingan dengan The Floritz Gallery, kawasan shophouses pertama Super Cluster The Floritz. Kehadiran kedua fasilitas dalam satu area memberi pengalaman kunjungan lebih terpadu bagi calon konsumen untuk mengenal pilihan hunian sekaligus potensi aktivitas komersial kawasan, area tersebut menjadi kompleks show unit The Floritz.
Show unit Allurea Type E terbuka untuk kunjungan calon konsumen setiap hari, mulai pukul 09.00 hingga 19.00 WIB. Melalui kunjungan langsung, calon pembeli dapat melihat lebih dekat desain hunian, mengeksplorasi penataan interior, dan mendapatkan gambaran lebih menyeluruh mengenai pilihan hunian di Cluster Allurea, Super Cluster The Floritz, Asthara Skyfront City.
Melalui pengembangan produk hunian, dan penyediaan fasilitas mendukung pengalaman calon konsumen, Asthara Skyfront City terus berupaya menghadirkan lingkungan tinggal dirancang untuk menunjang kebutuhan hidup modern. Itu sejalan visi Asthara Skyfront City sebagai Globally Connected City Offering Infinite Experience, sesuai dengan tagline Asthara Skyfront City “Your Infinite Experience.” (*)
Related News
IHSG Kamis Anjlok 1,33 Persen, 567 Saham Memerah, Hanya 108 yang Hijau
Urgensi Literasi Keuangan! Mitigasi Risiko lewat Pemanfaatan Teknologi
Low Tuck Kwong Tergeser dari Orang Terkaya Indonesia, Diganti H Isam?
IHSG Sesi I (15/10) Terseret ke Dasar Level 5.800, Ini Penyebabnya
IHSG Pagi Ambruk Nyaris Sepersen, Longsor ke Bawah Level 5.900
IHSG Tertekan, Serok Sejumlah Saham Berikut





