Penjualan Kalbe Farma (KLBF) Tembus Rp19,4T, Laba Turun Tipis
:
0
Potret gedung Kalbe Farma (KLBF). Foto: KLBF
EmitenNews.com - Emiten farmasi, PT Kalbe Farma Tbk (KLBF) mengemas penjualan neto Rp19,47 triiun, meningkat 14,06% dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebesar Rp17,07 triliun.
Seiring dengan peningkatan penjualan, beban pokok penjualan ikut naik 20,75% dari Rp10,07 triliun menjadi Rp12,16 triliun di semester pertama tahun 2026. Di samping itu, beban penjualan serta beban umum dan administrasi hingga beban operasi lainnya turut meningkat.
Alhasil, laba sebelum pajak tercatat turun 3,07% dari Rp2,61 triliun menjadi Rp2,53 triliun di paruh pertama tahun 2026. Setelah dihitung dengan beban pajak penghasilan, laba periode berjalan yang dibukukan turun tipis 2,48% menjadi Rp1,97 triliun dibanding tahun lalu sebesar Rp2,02 triliun.
Begitu pun dengan laba periode berjalan yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk juga turun tipis 3,05% menjadi Rp1,91 triliun dari tahun lalu mencapai Rp1,97 triliun.
Adapun menilik neraca, total aset KLBF yang berhasil dibukukan tercatat naik 7,75% dari Rp30,69 triliun menjadi Rp33,07 triliun yoy. Liabilitas tercatat naik 22,45% dari Rp5,97 triliun menjadi Rp7,31 triliun, dan ekuitas meningkat 4,21% dari Rp24,72 triliun menjadi Rp25,76 triliun.
Pada perdagangan Jumat (7/8) saham KLBF ditutup di level Rp790. Dan secara year to date KBLF masih bergerak ke zona merah, terkoreksi hampir 34,44% atau turun 415 poin.
Related News
Hanna Fadel Muhammad Jadi Komut, Right Issue IRSX On The Track
MDKA Bidik Kinerja Lebih Kuat di Semester II, Ditopang Dua Proyek
Emiten Gocap (EPAC) Wacanakan Buyback & Rights Issue Jelang Aturan Rp1
Lampu Hijau OJK, ENRG Rights Issue IV Rp4,12T, Ini Jadwal Lengkapnya
Komisaris Medco Energi (MEDC) Sempat Jual 3 Juta Saham Senilai Rp4,5M
Genap Setahun, Presiden Direktur Sepatu Bata (BATA) Mengundurkan Diri





