Penjualan Susut, Laba Bersih SIDO Turun 44 Persen di Semester I 2026
:
0
Potret salah satu produk besutan PT Industri Jamu dan Farmasi Sido Muncul Tbk (SIDO). Foto: Pinterest/@verwatiriani
EmitenNews.com - PT Industri Jamu dan Farmasi Sido Muncul Tbk (SIDO) mengemas penurunan penjualan 19,78% menjadi Rp1,46 triliun dari periode tahun sebelumnya sebesar Rp1,82 triliun.
Meski beban pokok penjualan tercatat turun 7,88% dari Rp787 miliar, menjadi Rp725 miliar, emiten yang dikenal juga dengan brand Tolak Angin itu, membukukan penurunan laba bruto menjadi Rp740 miliar dari periode yang sama tahun sebelumnya sebesar Rp1,04 triliun.
Laba usaha turun 43,43% dari Rp746 miliar menjadi Rp422 miliar, dan laba periode berjalan yang dapat diatribusikan kepada entitas induk anjlok 44,50% dari Rp600 miliar menjadi Rp333 miliar di paruh pertama tahun 2026.
Sedangkan jika menilik dari neraca, total aset SIDO pada semester pertama 2026 tercatat sebesar Rp3,26 triliun. Jumlah itu turun 11,41% dibandingkan per akhir 2025 sebesar Rp3,68 triliun.
Liabilitas turun 52,76% menjadi Rp265 miliar dari Rp561 miliar, dan ekuitas juga turun 4,17% menjadi Rp2,99 triliun dari Rp3,12 triliun.
Pada perdagangan Jumat (7/8) saham SIDO ditutup di zona merah, terkoreksi 1,12% atau turun 4 poin ke level Rp352. Sedangkan secara year to date SIDO melemah 34,81% atau turun 188 poin.
Related News
Hanna Fadel Muhammad Jadi Komut, Right Issue IRSX On The Track
MDKA Bidik Kinerja Lebih Kuat di Semester II, Ditopang Dua Proyek
Emiten Gocap (EPAC) Wacanakan Buyback & Rights Issue Jelang Aturan Rp1
Lampu Hijau OJK, ENRG Rights Issue IV Rp4,12T, Ini Jadwal Lengkapnya
Komisaris Medco Energi (MEDC) Sempat Jual 3 Juta Saham Senilai Rp4,5M
Genap Setahun, Presiden Direktur Sepatu Bata (BATA) Mengundurkan Diri





