Penjualan Tembus Rp6T, Laba Bersih Emiten Otomotif (PMJS) Meroket
:
0
Ilustrasi, PT Dipo Internasional Pahala Otomotif (DIPO) anak usaha PT Putra Mandiri Jembar TBk (PMJS). Foto: DIPO
EmitenNews.com - PT Putra Mandiri Jembar Tbk (PMJS) meraup penjualan neto Rp6,11 triliun pada semester I 2026, melonjak 58,29% dibanding periode yang sama tahun lalu sebesar Rp3,86 triliun. Sejalan dengan melonjaknya penjualan, PMJS membukukan laba bersih sebesar Rp127,24 miliar meningkat 161,11% dari tahun lalu Rp48,73 miliar.
Dalam laporan keuangan konsolidasian interim, PMJS mencatat meski terdapat peningkatan beban pokok penjualan, beban penjualan dan pemasaran, hingga beban umum dan administrasi, emiten otomotif itu masih mencatatkan laba seblum pajak yang meningkat dair Rp80,86 miliar menjadi Rp196,77 miliar.
Dengan kinerja itu, laba per saham ikut terkerek dari Rp3,54 per saham menjadi Rp9,25 per saham di semester I 2026.
Begitu pula jika menilik cashflow PMJS, di mana penerimaan kas dari pelanggan melesat menjadi Rp7,93 triliun dari tahun lalu sebesar Rp4,03 triliun. Lonjakan itu membuat kas yang dihasilkan dari operasi berbalik positif menjadi Rp191,22 miliar, dibandingkan tahun lalu yang defisit sebesar Rp274,72 miliar.
Meskipun terdapat penempatan kas yang dibatasi penggunaannya sebesar Rp284,04 miliar, total arus kas bersih yang digunakan untuk aktivitas operasi berhasil ditekan menjadi Rp116,20 miliar, membaik 59,8% dari defisit di tahun lalu yang mencapai Rp288,79 miliar.
Pada aktivitas investasi, pengeluaran kas bersih PMJS tercatat melandai menjadi Rp58,78 miliar, turun 20,4% dari sebelumnya Rp73,83 miliar. Penurunan ini didukung oleh efisiensi perolehan aset tetap sebesar Rp75,81 miliar serta adanya penerimaan dari pencairan investasi jangka pendek dan penjualan aset.
Adapun posisi kas dan setara kas akhir periode PMJS per 30 Juni 2026 melonjak tajam hingga mencapai Rp1,86 triliun, naik lebih dari enam kali lipat dibandingkan posisi kas per Juni 2025 yang sebesar Rp281,52 miliar.
Sementara melihat neraca, PMJS membukukan total aset sebesar Rp8,77 triliun meningkat 23,35% dari Rp7,11 triliun periode akhir tahun 2025. Liabilitas naik 39,64% menjadi Rp5,39 triliun dari Rp3,86 triliun, dan ekuitas tercatat meningkat 4,32% menjadi Rp3,38 triliun dari Rp3,24 triliun.
Pada perdagangan intraday Senin (3/8) saham PMJS koreksi 1,72% atau turun 2 poin ke level Rp114.
Related News
Aset Jumbo, Laba Emiten Hapsoro (RATU) Terbang 90,44 Persen
BRMS Defisit USD697 Juta, Laba Drop 44 Persen Semester I
Emiten Grup Bakrie (ELTY) Catat Rugi di Semester I, Saham Merosot
Akhiri Rugi, WMPP Paruh I Toreh Laba Melenting 212,08 Persen
ARA Strike Berlanjut, Saham Lepas Suspen Ini Ngebut Meski Dijatuhi FCA
Masih Royal Bagi Dividen, CPIN Cetak Laba Rp3,7T di Semester I





