EmitenNews.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) selama sepekan bergerak impresif. Berakhir pekan di posisi 6.007. Itu setelah sepanjang pekan beredar dengan percaya diri. Menguat 7,38 persen dari pekan sebelumnya berkutat di level 5.594.

Data tersebut tersaji berdasar perdagangan saham Bursa Efek Indonesia (BEI) edisi 8-12 Juni 2026. Lompatan bagai angin bagi sejumlah emiten barisan top losers. Tidak terpengaruh. Tetap konsisten di jalur merah. Yaitu, Dua Putra (DPUM) merosot 34,09 persen alias 60 poin menjadi Rp116 per saham dari Rp176.

Asiaplast (APLI) melorot 25,44 persen setara 86 poin menjadi Rp252 per helai dari Rp338. Nusantara Almazia (NZIA) longsor 23,04 persen selevel 53 poin menjadi Rp177 per lembar dari Rp230. Weha Transfortasi (WEHA) drop 19,83 persen atau 24 poin menjadi Rp97 per eksemplar dari Rp121.

Citra Buana (CBPE) ambles 19,75 persen alias 64 poin menjadi Rp260 per lembar dari Rp324. Indal Industry (INAI) susut 19,50 persen alias 31 poin menjadi Rp128 per saham dari Rp159. Geoprima (GPSO) susut 18,84 persen setimbang 78 poin menjadi Rp336 per lembar dari pekan lalu Rp414 per eksemplar.

Ingria Pratama (GRIA) menukik 17,42 persen sekitar 23 poin menjadi Rp109 per eksemplar dari Rp132. Maha Properti (MPRO) menciut 17,16 persen selevel 1.450 poin menjadi Rp7.000 per saham dari Rp8.450. Roda Vivatex (RDTX) terkoreksi 13,98 persen alias 2.325 poin menjadi Rp14.300 per lembar dari Rp16.625. (*)