Perkuat Modal, BINA Rancang Private Placement 80 Juta Lembar
:
0
Suasana akrab dalam acara Bank Ina Customer Appreciation Indonesia Political Landscape 2024. FOTO - ISTIMEWA
EmitenNews.com - Bank Ina (BINA) bakal melakukan private placement 80 juta lembar. Pengeluaran saham baru itu, dibalut dengan nilai nominal Rp100. Penerbitan saham anyar tersebut maksimal 1,30 persen dari seluruh saham yang telah disetor penuh dalam perseroan.
Penerbitan saham perseroan melalui private placement tersebut dilakukan dalam rangka selain perbaikan posisi keuangan sesuai dengan syarat dan ketentuan Pasal 3 huruf b dalam POJK No. 32/2015 setelah mendapat persetujuan dari RUPS Independen yang akan diselenggarakan pada 5 Juni 2026.
Rencana private placement oleh perseroan dilakukan sesuai dengan ketentuan anggaran dasar, dan tidak bertentangan dengan perjanjian-perjanjian yang sebelumnya telah dilakukan perseroan. Dana hasil private placement setelah dikurangi biaya-biaya seluruhnya untuk memperkuat struktur permodalan dalam pengembangan bisnis perseroan ke depan.
Setelah pelaksanaan private placement, diharap meningkatkan kondisi keuangan. Di mana, jumlah aset dan ekuitas akan mengalami peningkatan sebesar dana diperoleh dari aksi tersebut. Selanjutnya, rasio jumlah liabilitas terhadap jumlah ekuitas perseroan diharapkan juga akan mengalami perbaikan.
Total saham akan diterbitkan perseroan dalam aksi tersebut maksimal 80 juta saham, sehingga setelah pelaksanaan private placement, dengan asumsi RUPS Independen menyetujui dan seluruh saham baru diterbitkan, dan diambil bagian, maka jumlah total saham beredar akan meningkat dari 6,13 miliar saham menjadi maksimal 6,21 miliar eksemplar. (*)
Related News
Fitch Rating Sematkan Peringkat Japfa Comfeed (JPFA) B+
Fundamental Ajeg, ASLI Catat CAGR Aset 34 Persen
Cari Modal, Grup Bakrie (ENRG) Right Issue 13,5 Miliar Lembar
Gerak Senyap NTBK Awal Manuver Dana Jumbo?
Melorot 67,7 Persen, Laba SGRO Sisa Rp107,93 Miliar Kuartal I 2026
Kawal Tren Positif, Bank Neo Raup Laba Rp136,98 Miliar Kuartal I 2026





